Proyek Gedung DPRD Molor, Pemkot Ancam Putus Kontrak PT RPD

Madiun, koranmemo.com – Kontraktor PT Ris Putra Delta (RPD) pelaksana proyek gedung DPRD Kota Madiun jilid II terancam diputus kontrak.

Saat ini, rekanan asal Surabaya ini telah diganjar show cause meeting (SCM-1) oleh Pengguna Anggaran (PA) proyek. SCM-1 atau rapat pembuktian pertama ini, dilakukan karena progres pekerjaan mengalami minus di atas 10 persen.

Sekwan DPRD Kota Madiun yang juga merangkap sebagai PA, Misdi mengaku, SCM-1 dilakukan Sabtu (29/9) kemarin. Dua minggu setelah SCM-1, akan dilakukan evaluasi. Jika ternyata progres pekerjaan masih minus lebih dari 10 persen, maka PA kembali melakukan SCM-2.

“Kalau pada SCM-3 benar-benar kritis, maka kami akan putus kontrak dan mencari perusahaan lain untuk menyelesaikannya,” ancamnya.

Ancaman Misdi, diamini oleh Marsidi Rosyid selaku anggota Komisi III DPRD Kota Madiun. Jika perlu, pihaknya akan memberikan rekomendasi putus kontrak tersebut, jika sampai SCM-3, progres pekerjaan tidak menunjukkan hasil yang baik.

“Kalau sampai SCM-3 tetap aja keterlambatan di reatas 10 persen dari schedule, maka kita rekomendasikan untuk diputus kontrak saja,” terangnya.

Reporter M.Adi Saputra/Juremi

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date