PPDB Online, Pilih Datang Langsung ke Sekolah

Kediri, koranmemo.com – Saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) Negeri di Kota Kediri, para calon peserta didik baru memilih untuk datang langsung ke sekolah. Meskipun pendaftaran dapat dilakukan di rumah, namun dengan datang langsung ke sekolah dinilai pendaftaran jauh lebih mudah.

Seperti salah satu orang tua murid yang mendaftarkan anaknya di SMP Negeri 6 Kota Kediri, Muhammad Mundir. Dengan datang ke sekolah, ia menilai proses pendaftaran lebih mudah. Pasalnya, saat akan mendaftar melalui sistem online, ia khawatir apa bila data yang dimasukan keliru.

“Kalau datang langsung kan enak, ada petugas yang membantu mendaftarkan online. Maklum, masih kurang telaten kalau harus melewati beberapa cara di internet. Mungkin faktor usia juga,” ujar Mundir, Senin (17/6).

Tidak hanya Mundir, ratusan orang tua yang mengantarkan anak mereka untuk mendaftar juga berpendapat yang sama. Meskipun sistem online ini dinilai lebih cepat dan praktis, namun kendala justru pada pengoperasiannya. Jika datang ke sekolah, mereka lebih mudah untuk bertanya, sekaligus mengetahui berkas asli apa saja yang harus diperlihatkan kepada pihak panitia.

Pasalnya, pihak panitia juga sering mengingatkan kepada orang tua untuk membawa Kartu Keluarga (KK) dan Surat Keterangan Lulus (SKL) asli. Berkas asli tersebut sebagai patokan panitia, bahwa berkas yang dilampirkan memang benar dan tidak ada rekayasa apapun.

Bahkan, beberapa berkas juga masih belum lengkap, namun berkas yang sudah dibawa tetap diterima pihak panitia untuk kemudian dilengkapi kembali.

Sementara itu, Ahmad Bukhori, orang tua calon peserta didik yang mendaftarkan anaknya di SMP Negeri 8 Kota Kediri, juga mengutarakan hal yang sama. Ia pun sudah mempersiapkan diri untuk mendampingi anaknya sampai proses pendaftaran selesai.

“Lebih mudah di sekolah. Kebetulan saya sudah izin ke tempat kerja untuk mendampingi putri saya. Kalau ada yang petugas yang membantu seperti ini, saya tidak khawatir lagi,” tutur Bukhori.

Dari informasi yang diperoleh koranmemo.com, kuota kursi untuk siswa reguler di SMP Negeri 8 Kota Kediri ada 352 kursi. Jumlah tersebut masih berkurang, lantaran sudah terisi oleh siswa yang mendaftar melalui jalur prestasi menambah nilai sebanyak 36 siswa, perpindahan 1 siswa, inklusi 4 siswa, dan kemitraan 2 siswa.

Jumlah tersebut dibagi menjadi 11 rombongan belajar (rombel), yang masing-masing rombel terdiri 32 siswa. Sementara di SMP Negeri 6 Kota Kediri, total kuota terdiri dari 330 kursi yang dibagi menjadi 11 rombel. Tiap rombel diisi 30 siswa, dan jumlah tersebut sudah terisi 34 siswa jalur prestasi dan 2 siswa kemitraan sehingga kuota untuk siswa reguler ada 294 kursi.

Reporter : Okpriabdhu Mahtinu

Editor : Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date