Pordasi Lumajang Gelar Pacuan Kuda di Pesisir Pantai Selatan

Lumajang, koranmemo.com– Pordasi (Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia) Kabupaten Lumajang akan menggelar  pacuan kuda bertempat  di lapangan daerah pesisir pantai Desa Wotgalih kecamatan Yosowilangun pada Sabtu dan Minggu 27 – 28 Januari 2018.

Ketua Pordasi Lumajang H.Siswanto dalam rapat Sabtu (13/01) mengatakan, acara balap kuda yang dimulai pukul 09.00 Wib merupakan agenda rutin tahunan.

“Ajang pacuan kuda ini memang selalu ditunggu-tunggu oleh masyarakat banyak dan selain menghibur masyarakat, bagi pedagang acara ini digunakan untuk mengais rejeki,” tandasnya.

Dalam rapat kerja persiapan acara tersebut ketua penyelenggara adalah kades (kepala desa) Wotgalih Lastari dibantu para kepala dusin (kasun) yaitu kasun Meleman (Paiman), kasun Talsewu (Gimar), dan kasun Wotgalih di wakili oleh mustakim, Muspika /camat, koramil wakili oleh Guntur selaku babinsa desa Wotgalih, kapolsek yosowilangun Akp ,Suhari, dan anggota tim 9 sebagai seksi keamanan.

“Kenapa saya undang dari berbagai kalangan supaya tidak ada kesalahpahaman dengan adanya oknum yang memberitakan hal-hal yang tidak jelas, dan agar acara ini berjalan dengan aman nyaman dan sukses,” tandas Ketua Pordasi Lumajang itu.

Selain menjadi agenda rutim pacuan ini menurutnya juga upaya memperkenalkan pantai selatan sebagai tempat pariwisata di mana setiap tahun di banjiri oleh pengunjung baik berasal dari luar kota maupun dari masyarakat setempat.

“Ayo kita manfaatkan tempat itu yang dulunya tidak ada lapangan tapi sekarang sdh ada lapangan, maka dari itu mari kita manfaatkan dengan macam macam kegiatan, baik sepak bola untuk pemuda masyarakat kita atau kegiatan  lainnya , tapi terkait degan adanya pacuan kuda ini saya mohon dan saya tawarkan jika acara kami ini di setujui maka monggo kita lanjutkan tapi jika acara ini mengganggu ketenangan masyarakat atau tidak di setujui ya gak apa apa tidak di terskan,” paparnya.

Kapolsek Yosowilangun AKP Suhari mengatakan, ada berita yang kurang enak itu sudah biasa dan itu haknya yang memberitakan.”Yang penting masyarakat Wotgalih banyak yang setuju dengan adanya kegiatan pacuan kuda yang akan ini. Untuk itu kami akan memberi tahu kepada atasan kami untuk menindaklanjuti terkait dengan izin karena yang berhak mengabulkan adalah kapolres,” tandasnya.

Camat Yosowilangun Yoni mengatakan terkait dengan adanya kegiatan ini  sempat mendengar bahwa ada beberapa masyarakat Desa Wotgalih yang kurang pro aktif dengan adanya pacuan kuda ini entah masalahnya ? “Tapi menurut saya ya sangat setuju karena dalam hal ini  situasi pantai akan menjadi ramai dan indah sehingga Desa Wotgalih bisa di dikenal baik oleh lapisan masyarakat,” tandasnya.

Reporter: Abdul Halim SP

Editor: Achmad Saichu

 

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.