Pondok Ramadan: Mau Anak Tangguh, Ibu Harus Tangguh

Kediri, koranmemo.com – Pondok Ramadan kembali dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Kediri, (5/6). Acara dimulai pukul 10:00 WIB dan berakhir pukul 13:00 WIB. Kegiatan yang rutin diselenggarakan tiap tahun ini dihadiri para anggota TP PKK se-Kabupaten Kediri dan masyarakat umum. Sebelum acara dimulai, Tilawatil Quran disampaikan oleh  Nurhayati Marokah.

Tema yang diangkat pada kesempatan kali ini adalah piskologi wanita, dengan pemateri Wirawati Sumedi, seorang tranier psikolog dari Surabaya. Wirawati menyampaikan pentingnya gender pembeda bagi seorang anak perempuan dan laki laki, dimana perempuan lebih cenderung menggunakan perasaan daripada anak laki-laki.

Menurut penelitian seorang perempuan perhari bisa menghabiskan 20.000 kata. Sedangkan anak laki-laki 7000 kata. “Cara penyampaian kepada anak laki-laki ataupun perempuan harus dengan lembut dan tidak boleh dibentak. Sekarang ini orang tua lebih cenderung membentak dan memerintah. Ini akan mengakibatkan anak sering membangkang,” katanya.

Lebih lanjut Wirawati menyampaikan perempuan pada dasarnya cenderung suka dipuji dan diperhatikan. Perempuan lebih banyak memiliki hormon kortisol yang mengakibatkan seorang perempuan lebih gampang moody atau emosi naik turun. Namun apapun kondisinya, jika emosi ibu bagus, maka anak akan dekat dengan ibu. “Anak cengeng karena ibu cengeng. Anak kuat karena ibu kuat. Mau anak tangguh? Maka ibu harus tangguh,” tegasnya.

Tidak hanya penyampaian materi mengenai agama Islam dan keluarga, kegiatan pondok ramadan juga diikuti pedagang yang mencari rezeki. Mereka berasal dari Kabupaten Kediri dan sekitarnya, bahkan beberapa pelaku UMKM Kab. Kediri juga memanfaatkan momen ini untuk memasarkan produknya.

“Dengan adanya acara seperti ini bukan hanya menambah keimanan dan pengetahuan, tapi juga menjadi ladang rezeki,” kata Siti Surokah, salah seorang penjual.

Sebagai informasi, kegiatan pondok ramadhan akan berakhir pada tanggal 8 Juni 2018. Di acara pamungkas tersebut para peserta akan mendapatkan tausiyah dari Ust. Hatta.

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date