Pondasi Tergerus Air, Rumah Warga Jati Roboh

Nganjuk, koranmemo.com – Hujan lebat yang melanda wilayah Desa Bajulan Kecamatan Loceret Kabupaten Nganjuk dan sekitarnya, membuat pondasi rumah milik Mujiati (59) warga RT 01/RW 17 Dusun Jati desa setempat roboh, Kamis (6/12) dini hari sekitar 01.30 WIB.

Ambruknya rumah itu berawal saat hujan mengguyur dusun setempat sejak Rabu (5/12) sekitar pukul 19.00 WIB. Saking lebatnya hujan tersebut, volume air bertambah hingga setinggi 0,5 meter.

Kerasnya aliran air ini menggerus pondasi rumah korban bagian dapur sebelah utara, hingga roboh. Korban yang saat itu belum tidur mengetahui jika rumahnya bakal roboh. Sontak dia berteriak hingga membangunkan tetangga sekitar.

Karena membayakan, rumah bagian depan secara gotong royong dirobohkan juga oleh warga sekitar. Diketahui, rumah korban berukuran 7 meter X 12 meter. Rumah dengan dinding tembok ini beratap genting dan rangka atap kayu mahoni. Kejadian ini dilaporkan ke Polsek Loceret.

Kasubbag Humas Polres Nganjuk, AKP Moh. Sudarman mengatakan, menerima laporan pihaknya langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Bahkan, Kapolsek Loceret AKP Supriyadi ikut serta sembari menyerahkan bantuan kepada korban. “Berdasarkan olah TKP, pondasi rumah benar-benar tergerus air hingga roboh. Korban jiwa nihil, kerugian material kurang lebih Rp 15 juta.

Reporter : Muji Hartono

Editor      : Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date