Polresta Kediri Tilang 155 Pengendara Sepeda Motor

Kediri, koranmemo.com – Satuan Lalulintas (Satlantas) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Kediri melakukan razia kendaraan roda dua selama dua hari, Sabtu (6/10) sekitar pukul 01.00 WIB sampai 03.00 WIB dan Minggu (7/10) sekitar pukul 23.00 WIB. Dalam razia ini, anggota satlantas menilang 155 pengendara dengan barang bukti 116 sepeda motor yang tidak sesuai dengan standar yang berlaku.

AKBP Anthon Haryadi, Kapolresta Kediri mengatakan, razia yang sebenarnya dilakukan secara rutin ini sekaligus untuk menindaklanjuti laporan dari warga Kelurahan Kampung Dalem, Kecamatan Kota, Kota Kediri. Warga mulai resah karena banyaknya pengendara motor yang ngebut di Jalan Panglima Sudirman dan di simpang empat Alun – Alun setiap malam.

“Anggota sering melakukan patroli di jalan yang dianggap sering digunakan untuk balap liar. Namun sekarang mereka segera pindah lokasi jika melihat anggota yang melakukan razia stasioner. Akhirnya dari laporan warga yang masuk, anggota langsung menindak lanjuti dan melakukan tilang kepada pengendara sepeda motor yang tidak sesuai dengan standar yang berlaku,” jelasnya, saat pers rilis di Mako Satlantas Kota Kediri, Senin (8/10).

Razia ini, imbuh Anthon, bukan hanya menindak pengendara sepeda motor yang tidak sesuai standar seperti tidak dilengkapi kaca spion, plat nomor kendaraan, ban yang terlalu kecil, dan knalpot yang sudah dimodifikasi namun juga untuk mengantisipasi maraknya balapan liar di Kota Kediri sehingga kecelakaan lalulintas (laka lantas) dapat diminimalisir.

“Kami berharap masyarakat juga ikut aktif dalam memberikan laporan kepada pihak kepolisian sehingga anggota dapat langsung melakukan penindakan kepada pengendara yang melanggar,” tuturnya.

Razia akan terus dilakukan setiap akhir pekan dengan menyasar jalan – jalan yang dianggap sering digunakan untuk balap liar. Anggota juga akan memberikan sosialisasi ke sekolah, karena sebagian besar pelanggar masih berusia remaja dan berstatus pelajar.

“Semoga dengan melakukan penilangan dapat menimbulkan efek jera, dan kami akan memberikan sosialisasi kepada pelajar di Kota Kediri. Untuk pelajar, kami ingin orang tua ikut mendampingi saat sidang pada tanggal 7 November nanti,” jelasnya.

Sepeda motor yang ditahan anggota Satlantas dapat diambil kembali setelah melakukan sidang, dengan catatan harus melengkapi sepeda motor sesuai dengan standar yang berlaku sehingga sepeda motor dapat digunakan sebagaimana mestinya.

Reporter : Okpriabdhu Mahtinu

Editor : Della Cahaya

Follow Untuk Berita Up to Date