Polres Lamongan Siap Hadapi Gugatan Istri Terduga Pelaku Pencabulan

Lamongan, koranmemo.com – Terlepas dari Kejaksaan Negeri Lamongan selaku turut tergugat I dan Dirut media online selaku turut tergugat II, pihak Polres Lamongan secara tegas menyatakan bakal siap menghadapi gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) yang diajukan Rakhmawati melalui penasihat hukumnya yang rencananya bakal digelar Rabu (20/3).

Gugatan PMH tersebut diajukan dan didaftarkan ke Pengadilan Negeri Lamongan, dua hari setelah pengajuan permohonan praperadilan, yakni tanggal 6 Maret 2019. “Iya mas, setiap warga negara kan mempunyai hak untuk hal tersebut. Agendanya besok sidangnya. Kami sudah siap. Selain kami, kan ada juga turut tergugat I (kejaksaan) dan turut tergugat II (media online),” jelas Kasat Reskrim Polres Lamongan, AKP Wahyu Norman Hidayat, Selasa (19/3).

Sementara itu, gugatan tersebut diajukan buntut dari proses hukum yang dilakukan kepada suami daripada penggugat hingga menimbulkan kerugian material dan imaterial. Sebab, dari proses hukum yang sudah berjalan, saat itu tergugat memutuskan sudah melakukan penangkapan terhadap AG salah satu oknum guru di SMKN di Lamongan, yang tak lain sebagai suami penggugat.

Seperti diberitakan sebelumnya, Rakhmawati istri terduga AG telah memilih domisili hukum di kantor kuasanya yang beralamat Jl. Pandegiling no. 246 Surabaya, dengan surat kuasa khusus bermatrei cukup tertanggal 2 Maret 2019. Parlindungan Sitorus, S.H selaku penasihat hukum penggugat dalam keterangannya mengatakan bahwa pihaknya menyayangkan tindakan penyidik Polres Lamongan.

Sembari menunjukkan copy berkas gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) dengan nomor 7/Pdt.G/2019/PN, Parlin kembali menyebut jika pihaknya juga mendampingi kliennya untuk melaporkan kejadian itu ke Polda Jatim. Dijelaskan Parlin, jika dalam petitum ada dua belas point agar ketua Pengadilan Negeri Lamongan mengambil putusan hukum.

Reporter Fariz Fahyu

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date