Polres Lamongan Pamer Hasil Tangkapan Sebulan

Lamongan, koranmemo.com – Polres Lamongan berhasil menangkap dan menangani tujuh tersangka dari tiga kasus besar, yakni peredaran obat daftar G (Carnopen), Ilegal Logging, dan Narkotika jenis Shabu.

Dalam press releasenya Polres Lamongan memamerkan hasil tangkapanya. Itu diantaranya, 120.00 butir obat keras jenis Carnopen, 6 gram sabu dan 29 kayu jati berhasil diamankan Polres Lamongan dalam kurun waktu tak sampai sebulan.

Ribuan pil dobel L dan daftar G diamankan setelah anggota Polres Lamongan menangkap tersangka, Orchida Icha Putra Prasetya (27) di halaman Indomaret jalan Tambakrejo, Tikung Lamongan, Rabu (10 Januari) dengan barang bukti 19.500 pil Carnopen.

Setelah dilakukan pengembangan Polres Lamongan berhasil mengamankan Crismanto Fibiyanto Utomo, Kamis (11 Januari) di Waru, Sidoarjo. Dengan barang bukti 120.000 pil double L. Keduanya warga Kecamatan Sedati, Sidoarjo.

Sedangkan kasus ilegal logging Satreskrim Polres Lamongan berhasil mengamankan Suturi (37) warga Desa Gempolmanis, Sambeng, Lamongan, Sabtu (23 Desember) 2017 dengan TKP di Desa Nogojatisari, Sambeng Lamongan.

Adapun barang bukti yang diamankan diantaranya, 1 truk Mitsubhisi Nopol DK 8530 PQ, 2 gergaji selendang, 1 gergaji mesin dan 29 kayu jati.

Sementara itu 6 gram Narkotika jenis sabu yang diamankan Polres Lamongan, setelah petugas menangkap tersangka dan melakukan pengembangan.

Ke empat tersangka yang berhasil diamankan yaitu Arsuri (49) dan Siman (29), keduanya warga Socah, Madura. Dua tersangka di tangkap saat melakukan transaksi di Desa Maduran, Kecamatan Maduran, Lamongan, Minggu (14 Januari). Dua tersangka lainnya adalah Hendras Eka Saputra warga Desa Sukorejo, Karangbinangun, Lamongan dan Adek warga Desa Puter, Kembangbahu, Lamongan.

Keduanya ditangkap di tempat yang berbeda yaitu di jalan Sidodadi Kelurahan Sidomukti Kota Lamongan, sementara Adek ditangkap di jalan raya Mantup, Desa Pelang, Kembangbahu, Lamongan.

Kapolres Lamongan AKBP Feby D.P. Hutagalung, SIK, MH  menyampaikan, diawal tahun 2018, ini merupakan pengungkapan lumayan cukup besar.

“Sebanyak tujuh tersangka dari empat perkara ini bentuk dari penangkapan dan pengembangan. Diawal tahun 2018 sebagai motivasi kedepannya, kami fungsi operasional baik Reskrim maupun Resnarkoba terus berupaya lebih baik, bertugas secara optimal dan bertindak secara tegas.Sehingga bisa mencegah peredaran Narkotika, penebangan kayu ilegal, peredaran obat-obatan terlarang dan kejahatan lainnya, ” kata Kapolres Lamongan, saat press releasenya, Rabu (17 Januari).

Reporter: Suprapto/Fariz

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.