Polisi Tunggu Hasil Audit BPKP

 Korupsi KONI Rp 1,2 M

Blitar, koranmemo.com –  Setelah memeriksa sedikitnya 32 saksi dari berbagai elemen diantaranya 11 anggota DPRD Kabupaten Blitar dan mantan bupati blitar terkait dugaan korupsi dana KONI sebesar Rp 1,2 miliar ternyata sampai sat ini pihak kepolisian masih kebingungan dalam mengambil langkah penetapan tersangka.Pasalnya belum ada kepastian terkait hasil audit dari BPKP tentang kerugian negara dalam kasus tersebut. Padahal sampai saat ini, kasus tersebut terkatung – katung selama dua bulan. “Kami masih menunggu hasil BPKP sendiri terkait kerugian negara,kalau belum menerima hasil audit dari BPKP sendiri maka kami belum bisa menetapkan tersangkanya,” terang Kapolres Blitar, AKBP Slamet Waloya SH SIk beberapa waktu lalu.

Perlu diketahui jika hingga kini sudah lebih dari 32 orang yang diperiksa terkait dengan dugaan kasus korupsi itu. Untuk saat ini, tambah dia, masih proses audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) guna memastikan kerugian negara dari dugaan korupsi tersebut.

Dalam kegiatan Porprov Jatim 2015, KONI Kabupaten Blitar mengirim delegasi sekitar 300 orang atlet. Dari alokasi dana Rp 1,2 miliar, hanya Rp 500 juta yang dapat dipertanggungjawabkan, dan selebihnya diduga diselewengkan.

Dalam laporan pertanggungjawaban (SPJ) KONI menyebut biaya pengiriman atlet ke Banyuwangi menelan dana sesuai alokasi yaitu Rp 1,2 miliar, yang itu bersumber dari DAK Rp 2,5 miliar dan perubahan anggaran keuangan (PAK) APBD 2015 Rp 500 juta.Sebelumnya, polisi pun juga sudah melakukan penggeledahan di kantor KONI Kabupaten Blitar dan membawa sejumlah dokumen yang terkait kasus tersebut. (rif)

Follow Untuk Berita Up to Date