Polisi Selidiki Motif Pembuang Bayi Dalam Kardus

Trenggalek, koranmemo.comKepolisian Resort Trenggalek masih melakukan penyelidikan mengenai motif pelaku orang yang menelantarkan bayi dalam kardus. Diduga kuat, orang yang membuang bayi berjenis kelamin laki-laki dengan berat 2,3 kilogram (kg) dan panjang 50 centimeter (cm) adalah kedua orang tua jabang bayi.

“Kami telah bersinergi dengan rumah sakit dan pemerintah daerah. Dalam hal ini upaya-upaya  yang melakukan, kami telah melakukan upaya penyelidikan. Mohon doanya akan kami ungkap siapa orang tua dari bayi tersebut,” Kata Kapolres Trenggalek, AKBP Didit Bambang Wibowo S saat dikonfirmasi.

Kapolres Trenggalek enggan berspekulasi dan menegaskan untuk menunggu hasil penyelidikan. Kapolres menegaskan yang terpenting saat ini adalah kondisi bayi dalam keadaan sehat, setelah sebelumnya kondisi kesehatan bayi menurun saat pertama kali ditemukan. Bayi malang itu pertama kali ditemukan oleh petani cabai di area persawahan Dusun Payaman Desa/Kecamatan Durenan Kabupaten Trenggalek, Jumat (18/1) sekitar pukul 08.30 WIB.

“Kami berterima kasih kepada masyarakat yang telah menginformasikan secara cepat dan kondisi bayi saat ini Alhamdulillah dalam kondisi sehat,” ujarnya usai menjenguk kondisi kesehatan bayi di Rumah Sakit Dokter Soedomo Kabupaten Trenggalek.

Bayi yang diduga dibuang oleh orang tuanya pasca melahirkan itu pertama kali diketahui oleh Ruli Febrianto (37) warga RT 02/RW 01 Dusun/Desa/Kecamatan Durenan Kabupaten Trenggalek, sekitar pukul 09.30 WIB. Saat itu dia tengah berada di sawah untuk menanam cabai.

“Saya pikir itu kucing beranak dibuang disini, suaranya hampir mirip. Untuk memastikan kok ada kardus tak ceklah, ternyata ada kaki bayi diatas. Saya pastikan ini kaki boneka atau kaki bayi dan saya pastikan kelaminnya kelihatan, saya nggak berani buka. Masih hidup karena terdengar suara tangisan,” kata Ruli kepada awak media di lokasi.

Mengetahui ada sosok bayi dalam kardus lengkap dengan ari-arinya, Ruli sontak menjerit histeris. Teriakannya terdengar warga sekitar yang berada disekitar sawah. Saat itu, Zainuddin (44) warga RT/RW 04 Dusun Payaman Desa/Kecamatan Durenan Kabupaten Trenggalek yang tengah melintas segera memberikan pertolongan bersama sejumlah warga lainnya.

“Ada teman-teman disini saya suruh menyaksikan. Kemudian ada teman yang melaporkan ke Polsek Durenan dan segera menghubungi Puskesmas,” pungkasnya. Selang beberapa saat Petugas Polsek dan Puskesmas Durenan segera mendatangi lokasi untuk memberikan pertolongan kepada bayi malang itu.

Reporter Angga Prasetya
Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date