Polisi Bidik Dugaan Korupsi Dana BKD Provinsi ?

Nganjuk, koranmemo.com – Kabar adanya dugaan korupsi pada proyek pembangunan saluran irigasi dana Bantuan Keuangan Desa (BKD) Provinsi Jawa Timur di Desa Pesudukuh Kecamatan Bagor, menjadi perhatian serius H. Wahju Prijo Djatmiko SH. MH, praktisi hukum di Nganjuk.

Bahkan, dia meminta kepada pihak kepolisian maupun pihak kejaksaan untuk mengusut tuntas dugaan korupsi pada anggaran yang digelontorkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dengan total Rp 6,45 miliar untuk 39 desa di Kabupaten Nganjuk.

Menurut pria yang akrab disapa Haji Wahyu ini, semua persoalan penyelewengan kucuran dana negara terutama disebabkan oleh lemahnya pengawasan baik itu pengawasan sistem internal maupun pengawasan masyarakat.

Di samping itu Polri dan kejaksaan juga semestinya terlibat secara pro aktif dalam pengawasan aplikasi dana tersebut biar sesuai keperuntukannya dan agar memberikan nilai manfaat yang besar pada kesejahteraan masyarakat luas.

“Bila ada korupsi, sudah selayaknya kedua intstitusi penegak hukum tesebut bertindak tegas biar menjadi pembelajaran dan faktor diteren buat para penanggungjawab dana negara,” tegasnya kepada koranmemo.com, Rabu (15/11).

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Nganjuk AKP Yogi Ardhi Kristanto saat dikonfirmasi terkait permasalahan ini, masih enggan untuk membeberkannya. Namun dia mengaku jika surat perintah penyelidikan sudah turun. “Tunggu saja dulu, pasti nanti saya kabari. Yang jelas sprindiknya sudah turun,” ujarnya.

Reporter : Muji Hartono

Editor      : Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.