Pokdarwis Sine Gelapkan Motor ATV 

Tulungagung, koranmemo.com – Harianto alias Penceng (35) warga Desa Pagersari Kecamatan Kalidawir diamankan anggota Polsek Kalidawir pada Senin (29/1) pukul 05.23 WIB di rumah kontrakan Desa Bulurejo Kecamatan Ayah Kabupaten Kebumen Propinsi Jawa Tengah.

Pasalnya, anggota Kelompok Sadar Wisata (pokdarwis) di pantai Sine masuk Desa Kalibatur Kecamatan Kalidawir tersebut diduga menggelapkan 4 sepeda motor merk Viar jenis ATV milik Any Irawati (35) warga Desa Bangoan Kecamatan Kedungwaru. Akibatnya, korban mengalami kerugian sebesar Rp 86.750.000.

“Kini tersangka diamankan di Mapolsek Kalidawir,” tegas Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar melalui Kapolsek Kalidawir AKP Mohammad Ilyas.

Dijelaskan, pengungkapan kasus tersebut bermula dari kecurigaan korban ketika tidak menemukan empat sepeda motor ATVnya di rumah tersangka pada Selasa (5/12/2017). Kecurigaan bertambah ketika warga sekitar mengatakan tersangka sudah tidak tinggal di rumah tersebut.

“Korban sempat mengecek ke bengkel yang biasanya menjadi tempat servis ATV tersebut, tapi oleh montirnya diberitahu kalau sudah dijual oleh tersangka,” ungkapnya.

Mengetahui itu lanjut Ilyas, korban berusaha mencari keberadaan tersangka. Namun tidak pernah ketemu, bahkan ketika dihubungi melalui ponselnya juga tidak terhubung.”Merasa dirugikan akhirnya korban melaporkannya ke Polsek Kalidawir,” imbuhnya.

Mendapat laporan tersebut petugas langsung melalukan penyelidikan. Saat mendatangi perangkat desa Pagersari, petugas mendapat informasi jika tersangka berada di daerah Desa Bulurejo Kecamatan Ayah Kabupaten Kebumen Propinsi Jawa Tengah.

“Jadi tersangka sempat menghubungi perangkat desa setempat untuk minta dibuatkan surat pindah anaknya,” terangnya.

Masih menurit Ilyas, tak mau kecolongan dirinya bersama anggotanya langsung bergegas ke rumah kontrakan tersangka. Hasilnya, tersangka dibekuk saat sedang tertidur.

“Tersangka langsung mengakui perbuatannya,” jelasnya.

Kemudian, petugas meminta menunjukkan dimana barang bukti telah dijualnya. Ternyata ATV tersebut dijual di daerah Kabupaten Sleman Propinsi Jogjakarta.

“Jadi empat ATV oleh tersangka dijual seharga Rp 30 juta,” tambahnya.

Untuk keperluan penyidikan, tersangka langsung digelandang ke Mapolsek. Kepada petugas, tersangka mengaku nekat menjual ATV tersebut karena untuk membayar hutang. Selain itu, uang hasil penjualan sebagian dipakemai untuk membeli televisi, kebutuhan sehari-hari, dan mengobatkan ibunya yang sakit.

“Selama pelarian tersangka juga sempat tinggal dua minggu di daerah Batu Kajang Kalimantan Timur,” jelasnya.

Sedangkan tersangka memilih tinggal di Kebumen karena istri pertamanya asal Desa Pagersari telah meninggal dunia. Dengan istri pertama tersangka dikaruniai seorang anak. Kemudian, tersangka menikah lagi dan juga dikaruniai satu anak. “Jadi anak tersangka dua, dan yang satu rencana mau dipindah di Kebumen,” katanya.

Dari peristiwa tersebut, petugas mengamankan barang bukti berupa 5 kwitansi pembelian dan 4 lembar sertifikat nomor identitas kendaraan merk VIAR jenis sepeda motor type ATV/RZ 150.

“Meski tersangka dan korban masih ada hubungan famili namun proses hukum yerus berjalan,” katanya.

Reporter: Yoppy Sandra Wijaya

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.