Pilkades Serantak Bakal Terapkan Aturan Baru, Peserta Tak Lebih Lima Cakades

Lamongan, Koranmemo.com – Pemilihan Kepala Kades (Pilkades) bakal digelar 26 Agustus mendatang. Pemkab Lamongan melalui Asisten Tata Praja memerintahkan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk segera mensosialisasikan aturan baru.

“Pak Asisten Tata Praja (MS Heruwidi) dalam Rakor Persiapan Pilkades serentak sudah memerintahkan agar ada sosialisasi jauh-jauh hari. Terutama kepada camat dan kades serta BPD,” ujar Agus Hendrawan, Kabag Humas dan Protokol.

Dijelaskan Agus, dalam Pilkades serentak nanti, minimal ada dua orang cakades dan paling banyak lima calon kepala desa (cakades). Jika dalam pelaksanaan kurang dari dua orang, maka panitia memperpanjang pendaftaran selama 20 hari.

“Jika selama 20 hari Cakades masih kurang dari dua, maka Pilkades ditunda sampai batas waktu yang ditetapkan. Namun jika lebih dari lima Cakades, panitia akan melakukan seleksi berdasarkan lima kriteria,” katanya.

Kriterianya, tambah dia, diantaranya pengalaman bekerja di bidang pemerintahan, tingkat pendidikan, usia, lamanya berdomisili di desa setempat dan urutan pendaftaran sebagai calon. Hal baru lain terkait Pilkades serentak adalah pemungutan suara.

Balai desa nanti hanya disediakan satu tempat pemungutan suara (TPS). Namun bilik dan kotak suara dibuat sebanyak dusun yang ada. Sementara jika hanya memiliki satu dusun, maka jumlah bilik dan kotak suara berdasarkan banyaknya rukun warga (RW).

“Nanti pemilih menggunakan hak suaranya di bilik dan kotak suara sesuai dengan domisili dusunnya. Karena perolehan suara nanti juga akan dihitung per dusun,” katanya.

Penetapan ini untuk mengantisipasi jika terjadi hasil perolehan suara yang sama. Jika lebih dari satu Cakades yang mendapat suara terbanyak, Agus menjelaskan, penetapannya didasarkan pemenang suara sah di masing-masing dusun.

“Untuk kasus perolehan suara yang sama, Cakades yang menjadi pemenang di lebih banyak dusun akan dinyatakan sebagai pemenang Pilkades. Jika dusun yang dimenangkan juga masih sama, maka pemenangnya adalah yang mendapat suara terbanyak di dusun dengan DPT terbanyak,” jabarnya.

Sedangkan persyaratan lain, Agus meminta Cakades harus memenuhi syarat administrasi soal kepemilikan KTP dan Kartu Keluarga (KK) serta surat izin dari pejabat berwenang untuk yang dari PNS, TNI, Polri dan perangkat desa.

Tahapan Pilkades serantak ini akan dimulai pada 13 Maret untuk sosialisasi. Sementara pada periode 12 April hingga 18 April, panitia di tingkat kabupaten hingga desa sudah harus terbentuk.

Sementara, pengumuman pendaftaran akan dibuka pada 3 Mei -11 mei dan penetapan nama Cakades pada 1 – 10 juli. Kades terpilih hasil Pilkades serantak 26 Agustus, direncanakan dilantik pada 10 Oktober 2018.

Sebanyak 25 desa peserta Pilkades serantak ini berada di Kecamatan Laren (3 desa), Kalitengah (2 desa), Karangbinangun (3 desa), Sambeng (2 desa), Maduran (1 desa) dan Sukodadi (3 desa). Kemudian Kecamatan Lamongan, Modo, Solokuro, Glagah dan Paciran masing-masing 1 desa, Ngimbang (2 desa), Babat (2 desa), Tikung dan Kembangbahu masing-masing 1 desa.

Reporter: Fariz F

Editor: Gimo Hadiwibowo

Follow Untuk Berita Up to Date