Petugas Kantongi Nopol Bus Tabrak Lari

Kediri, koranmemo.com – Petugas Satlantas Polres Kediri Kota, sudah mengetahui nomor polisi (nopol) bus yang terlibat kecelakaan dan menewaskan pengendara sepeda motor AG 3568 JD, pelajar sekolah menengah atas (SMA) Negeri Kota Kediri asal Desa Semen Kecamatan Semen Kabupaten Kediri. Selanjutnya, petugas melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap saksi yang berada di lokasi kejadian.

Kasatlantas Polres Kediri Kota, AKP A. Risky mengatakan, nopol bus tersebut diketahui setelah petugas memeriksa kamera CCTV yang berada di simpang empat Muning (Jalan Semeru) Kota Kediri. “Dari kamera CCTV, diketahui nopol bus AG 7241 US yang melaju ke barat. Kami akan lakukan pemeriksaan secepatnya,” jelasnya, saat ditemui Koranmemo.com, Rabu (15/5).

Selain itu, petugas juga mengamati rekaman CCTV untuk mengetahui kronologi kejadian. Namun, petugas masih perlu saksi yang benar-benar mengetahui pasti kejadian tersebut. Pasalnya, beberapa saksi masih kurang begitu jelas saat menerangkan kronologi kejadian.

Ini lantaran, untuk mengetahui secara jelas, apakah korban memang terjatuh lalu terlindas atau terjadi kontak terlebih dahulu sebelum terjadi kecelakaan. Jika memang ada kontak dengan bus sebelum korban terjatuh, maka pengemudi bus memang mengetahui kejadian tersebut dan melarikan diri.

Sebelumnya dikabarkan, pengendara sepeda motor dengan nomor polisi (nopol) AG 3568 JD yang diketahui bernama Mohammad Zakaria siswa kelas X sekolah menengah atas (SMA) Negeri VI Kota Kediri, meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan di Jalan Semeru Kota Kediri, Selasa (14/5) siang. Korban meninggal karena luka serius di bagian kepala depan, akibat benturan yang cukup keras dengan aspal jalan.

Menurut saksi, Muhammad Wahyudi (19) warga Kelurahan Bujel, korban melaju dari arah timur menuju ke barat, setelah tiba di simpang empat Muning, terlihat akan mendahului kendaraan yang berada di depannya. Kemudian korban terjatuh dan tepat di belakang korban melaju bis Harapan Jaya yang diduga melindas bagian tubuh korban.

Reporter : Okpriabdhu Mahtinu

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date