Pesta Miras Jelang Pilkades: 3 Warga Tewas, 1 Kritis

Trenggalek, koranmemo.com – Tiga warga Desa Margomulyo Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek tewas diduga akibat mengkonsumsi minuman keras (miras). Diduga mereka menggelar pesta miras sebelum pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) bersama empat warga lainnya. Saat ini tiga warga lainnya yang diduga mengalami kritis tengah menjalani perawatan medis.

Kasat Narkoba Polres Trenggalek, AKP Hariyanto membenarkan adanya pesta miras berujung maut. Menurutnya, pesta miras yang digelar tujuh warga itu terjadi pada malam sebelum pelaksanaan Pilkades. “Istilahnya menurut keterangan saksi, warga lainnya (yang ikut) lek-lek’an Pilkades. Sebelumnya mereka diduga menenggak miras pada Jumat (8/2) malam,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Senin (11/2).

Pesta miras itu, lanjut Hariyanto diduga berlangsung mulai pukul 21.00 WIB pukul 04.00 WIB. Pasca menggelar miras, keesokan harinya tiba-tiba kondisi kesehatan mereka melemah sehingga harus menjalani perawatan intensif. “Sebagian menjalani perawatan intensif di Puskesmas Watulimo sebagian di beberapa rumah sakit,” katanya, sembari menyebut telah mengamankan sejumlah barang bukti botol miras. Saat ini kasus tersebut dalam pemeriksaan kepolisian.

Terpisah, Sudjiono Kasi Pelayanan Keperawatan Rumah Sakit Dokter Soedomo membenarkan menerima dua pasien yang diduga mengalami overdosis. Mereka meninggal dunia pasca menjalani perawatan. “Ada dua pasien, satu rujukan dari puskesmas. Keduanya meninggal dunia saat menjalani perawatan,” ujarnya saat dikonfirmasi ketika ditemui di rumah sakit.

Dua korban yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Dokter Soedomo yakni H (45) dan E (30), warga Margomulyo. Mereka masuk rumah sakit pada Minggu (10/2). “Korban E meninggal dunia pada tadi malam (kemarin) sekitar pukul 22.00 WIB dan satu korban lainnya yakni H (45) meninggal tadi (Senin,red) sekitar pukul 12.30 WIB,” Kata Sudjiono, sembari menyebut pada saat pasien datang ke rumah sakit dalam kondisi mengalami dugaan overdosis.

Informasi yang dihimpun, terdapat tiga korban tewas dalam tragedi itu. Satu korban lainnya, yakni O (30) meninggal dunia saat menjalani perawatan di Puskesmas Watulimo Kecamatan Trenggalek. “Kemarin ada warga lainnya yang meninggal saat menjalani perawatan di puskesmas,” kata Edy Sucipto, warga sekitar saat menjenguk dua korban di rumah sakit.

Berdasarkan informasi yang dia terima, satu korban lainnya masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Dokter Iskak Kabupaten Tulungagung dan satu korban lainnya masih menjalani perawatan di sebuah klinik di Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek. “Dua korban yang selamat. Tiga meninggal dunia dan satu di rumah sakit Tulungagung dan satu di puskesmas,” pungkasnya.

Reporter Angga Prasetya

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date