Pertemukan Keluarga yang Terpisah Selama 45 Tahun

Nganjuk, koranmemo.com – Selama 46 tahun Hasyim terpisah dari keluarganya. Tepatnya Februari 1973, Mbah Hasyim tiba-tiba menghilang. Namun 13 April 2018 Satgas TMMD Kodim 0810/Nganjuk yang berada di Desa Lengkong Lor berhasil mempertemukan kembali dengan Hadi, sesepuh Desa Lengkong Lor dengan saudaranya yang biasa disapa Mbah Hasyim, Sabtu (14/4).

Bermula dari anjangsana Koptu Satimin anggota Satgas TMMD Kodim 0810/ Nganjuk ke kediaman Mbah Hadi atau Sesepuh Desa Lengkong Lor yang saat ini menjadi sasaran TMMD 101 Kodim 0810/Nganjuk. Dalam obrolannya, Mbah Hadi bercerita bahwa telah kehilangan saudaranya atas nama Hasyim sejak 1973 silam.

Kemudian dari informasi yang didapat, Koptu Satimin  segera mencari Informasi kepada rekan-rekan dan saudaranya yang berada di Kabupaten Bayuwangi. Dan beberapa hari kemudian saudara Koptu Sadimin yang berada di Banyuwangi mencari informasi.

Usaha pun berbuah manis, setelah mendapat informasi dari kepala desa di Bayuwangi, bahwa Mbah Hasyim mempunyai saudara di Nganjuk tapi tidak tahu dimana tepatnya. “Akhirnya Koptu Satimin meminta saudaranya mengirim foto Mbah Hasyim yang berada di Bayuwangi untuk di sampaikan kepada kami,” ungkap Mbah Hadi.

Ternyata memang benar, Mbah Hasyim adalah saudaranya yang telah hilang 45 tahun yang lalu. Koptu Satimin melaporkan kepada Dansatgas TMMD tentang informasi tersebut. Selanjutnya, Dansatgas TMMD Letkol Arh Sri Rusyono memerintahkan agar Koptu Satimin berkoordinasi kepada saudaranya agar Mbah Hasyim dibawa Ke Nganjuk untuk dipertemukan dengan Mbah Hadi. Tepatnya 13 April 2018 malam Mbah Hasyim diantar dan bertemu kembali dengan Mbah Hadi di Desa Lengkong Lor Ngluyu.

Dengan suasana gembira dan penuh keharuan, Mbah Hadi dan Mbah Hasyim berterima kasih kepada para tentara yang melaksanakan kegiatan TMMD di daerahnya. “Berkat pak tentara, saudara saya bisa ketemu kembali, kalau tidak ada kegiatan TMMD dan pak tentara di sini, mungkin saya sudah benar-benar kehilangan saudara saya,” ungkap Mbah Hadi penuh haru.

Mbah Hadi juga menyampaikan terimakasih kepada Letkol Arh Rusyono dan Pak Koptu Satimin serta seluruh sanggota Satgas TMMD di desanya. Menurutnya, sudah banyak hal yang diperbuat mulai membangun rumah, mengajar ngaji, memberikan bantuan kesehatan dan membangun jalan yang selama ini sangat diimpikan warga Desa Lengkong Lor.

“Pokok’e matursuwun (pokoknya terimakasih) kepada Pak TNI semoga TNI terus jaya dan jaya untuk Negara Indonesia. Kami tidak bisa memberikan apa-apa, kecuali doa untuk TNI dan Satgas TMMD,” Pungkasnya.

Reporter: Andik Sukaca

Editor: Achmad Saichu