Pertahankan Inflasi Terendah se-Jawa

Kediri, koranmemo.com – Akhir tahun 2016, meski diwarnai dengan perayaan natal dan tahun baru yang rawan menyebabkan inflasi, Kota Kediri berhasil mempertahankan posisinya sebagai kota dengan inflasi terendah se-Jawa. Jika diakumulasikan dengan inflasi Desember, yakni 0,36 persen, maka inflasi Kota Kediri sepanjang tahun 2016 ini hanya 1,30 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik Kota Kediri, Ellyn Brahmana menyebutkan, rendahnya inflasi di bulan Desember tidak lepas dari adanya OPM (Operasi Pasar Murah) selama 5 hari penuh menjelang perayaan natal. Dari data BPS tercatat, selama bulan Desember, harga bahan pokok dengan bobot inflasi tinggi rupanya masih bisa dikendalikan, seperti gula, minyak, dan beras. “Tiga komoditas itulah yang dimasukkan dalam OPM bulan Desember lalu,” ujarnya.

Namun, stabilnya harga tiga komoditas tersebut rupanya tidak cukup kuat untuk membuat Kota Kediri mengalami deflasi lantaran harga telur ayam ras yang memang melambung naik di bulan lalu, yakni telur ayam ras. Meskipun sudah ditolong dengan OPM, namun harga telur yang cenderung fluktuatif di atas Rp 20 ribu tetap tidak mampu menahan laju inflasi. “Tapi bulan Desember terjadi deflasi itu memang suatu hal yang hampir tidak mungkin,” tutur Ellyn.

Selain telur, pemicu inflasi lain adalah kenaikan harga rokok dan tembakau. Menurut Ellyn, selama tahun ini, untuk pertama kalinya rokok dan tembakau masuk ke dalam 10 besar penyumbang inflasi di Kota Kediri. “Selama ini memang jarang terjadi, karena rokok bukan komoditas utama yang harganya fluktuatif. Namun sekali naik, efeknya memang terasa karena bobotnya juga tinggi,” katanya.

Untuk Januari nanti, hal-hal yang perlu diwaspadai masih pada cuaca, terutama untuk kelompok bahan makanan sayur-sayuran. Jika curah hujan tinggi, maka sayur-sayuran rawan gagal panen atau busuk. “Untuk Desember saja, di kelompok bahan makanan, delapan penyumbang inflasi adalah dari kelompok sayuran. Ini masih bisa berlanjut sampai Januari,” pungkasnya. (ela)

 

Follow Untuk Berita Up to Date