Pernikahan Tak Direstui, Calon Istri Dibunuh

Share this :

Ngawi, Koranmemo.com – Muh Mudiono (31), pelaku pembacokan terhadap satu keluarga, hingga calon istrinya tewas di Dusun Kapungan, Desa Dawung, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi ditangkap Tim Gabungan Polres Ngawi dan Polsek Jogorogo, Rabu (27/9) malam.

Pemuda warga Dusun Pondok, Desa Macanan, Kecamatan Jogorogo, Ngawi itu ditangkap petugas di Dusun Gagar, Desa Ngrayudan, Kecamatan Jogorogo, Ngawi. Ini setelah dilakukan pencarian  di beberapa titik selama dua hari oleh petugas dengan menerjunkan anjing pelacak.

Dari tangan pelaku yang keseharianya sebagai pencari kroto itu, petugas menyita satu senjata tajam sabit diduga digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa calon istrinya Neny Agustin (16). “Pelaku telah diamankan, berikut barang bukti dan kini  dalam pemeriksaan,” kata Kapolres Ngawi AKBP Nyoman Budiarja.

Sesuai hasil pemeriksaan awal, pelaku nekat membacok calon istrinya hingga tewas dan keluarga korban karena pernikahannya tidak direstui oleh calon mertuanya.
Sebab, orang tua korban masih marah terhadap pelaku yang pernah membawa kabur korban selama dua hari, hingga dilaporkan ke Polsek Jogorogo.

Kedatangan pelaku ke rumah korban sebenarnya ingin menikahi korban, dengan menunjukan syarat-syarat administrasi yang terkait pernikahan. “Namun belum mendapat tanggapan atau persetujuan sehingga pelaku langsung kalap,” kata AKBP Nyoman Budiarja.

Terkait senjata tajam berupa sabit dan parang yang digunakan pelaku untuk membacok,  diambil di rumah korban.

Awalnya, pelaku membacok calon istrinya Neny. Korban meninggal di Rumah Sakit Attin Ngawi. Setelah itu, pelaku membacok calon ibu mertuanya, Sumiyati, kakek calon istri, Pawiro, dan Sumiyem tetangga korban.

“Pelaku dijerat Pasal 351 ayat 2 dan 3 Subsider Pasal 338 KUHP dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun,” tambahnya.

Reporter: Dika Abdillah

Editor: Achmad Saichu

Facebook Comments
Follow Us

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz