Periksa 30 Saksi, Kejaksaan Belum Tetapkan Tersangka Dana KONI

Madiun, koranmemo.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun sedikitnya telah memeriksa 30 orang terkait kasus dugaan penyimpangan dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Madiun tahun 2015 sebesar Rp 2,5 miliar dan 2017 senilai Rp 800 juta. Namun hingga kini belum ada satupun yang ditetapkan sebagai tersangka.

Kasi Pidsus Kejari Kota Madiun, I Ketut Suarbawa mengatakan 30 orang yang diperiksa diantaranya terdiri dari pengurus cabang olahraga (cabor) dan pengurus KONI. Saat ini, tim penyidik baru akan menganalisa hasil pemeriksaan untuk menarik kesimpulan apakah terdapat penyimpangan di dalam pengelolaan dana KONI.

“Ini masih proses menganalisa hasil keterangan dan informasi yang kita terima. Kita berharap minggu ini sudah ada kesimpulan. Yang jelas sudah ada titik terang,” tuturnya.

Pantauan di Kantor Kejari yang terletak di jalan Pahlawan Kota Madiun, Kasubbag Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Pemkot Madiun, yakni Heru Waskito datang sekitar pukul 09.15 Wib dan langsung memasuki ruang Kasi Pidana Khusus (Pidsus). Lalu sekitar pukul 10.10 Wib keluar dari ruangan dan langsung meninggalkan lokasi dengan menggunakan kendaraan roda dua.

Menurut I Ketut Suarbawa, kedatangan Heru Waskito hanya untuk melengkapi berkas pemeriksaan. Pasalnya, saat dilakukan pemeriksaan minggu lalu, Heru berada di luar kota untuk menghadiri acara kedinasan.

“Dia (Heru Waskito,red) hanya melengkapi berkas berita acara, dan melanjutkan pemeriksaan. Karena kemarin Heru ada kegiatan di Malang,” katanya.

Heru diduga sangat mengetahui aliran dana KONI. Ini dikarenakan pada saat itu, dia menjabat sebagai Kasubbag Sosial, Dinas Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat (Dinperkesra) Pemkot Madiun selaku leading sector penyaluran dana hibah KONI. Pun sebelumnya, penyidik juga telah memeriksa Kepala Dinperkesra, Hidayat serta Kepala Dinperkesra sebelumnya, Wahyudi. Juga beberapa orang pegawai Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

Reporter: M Adi Saputra/Juremi

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date