Perangkat Desa Gantung Diri

Tulungagung, Koranmemo.com – Suasana Desa Bendilwungu Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung geger. Seorang perangkat desa setempat, Imam Nahrowi (43) warga RT 02/RW06 Desa Bendilwungu Kecamatan Sumbergempol ditemukan tewas gantung diri, Minggu (30/10) sekitar pukul 03.00 WIB. Leher korban terikat tali tampar warna biru yang dikaitkan di pintu dapur rumahnya.

Tubuh korban yang tergantung kali pertama ditemukan oleh mertuanya, Nuryatin (57). Saat itu, Nuryatin hendak mengambil air wudhu. Dia terkejut melihat menantunya menggantung di pintu dapur dengan memakai sarung. Dia langsung berteriak dan membangunkan istri korban, Rohmatus Saida (41). Sebelumnya Nuryatin merasa curiga. Biasanya lampu dapur dimatikan sebelum penghuni rumah tidur. Namun saat itu lampu dapur tetap menyala. Kemungkinan korban sengaja membiarkan lampu hidup supaya peristiwa gantung diri cepat diketahui.

Selanjutnya kejadian itu dilaporkan ke warga sekitar dan perangkat desa setempat. Anggota Polsek Sumbergempol yang mendapat laporan juga mendatangi rumah korban. Warga dibantu polisi menurunkan mayat Imam Nahrowi. Karena tidak ada tanda-tanda penganiayaan. dokter dari puskemas setempat melakukan visum luar.

Kapolres AKBP Bhirawa Braja Paksa melalui Kapolsek Sumbergempol AKP Sukirno mengatakan tidak ada yang aneh pada diri korban sebelum nekat menghabisi nyawanya sendiri. Korban dan istrinya masih menonton televisi di ruang keluarga.“Informasi yang diterima polisi, korban nekat bunuh diri karena terlilit hutang,”katanya.

Dijelaskan polisi sudah memintai keterangan beberapa saksi. Tapi permintaan keterangan hanya untuk melengkapi laporan saja. Sebab kematian korban murni bunuh diri. Polisi tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan. (yop/Jb)

Follow Untuk Berita Up to Date