Peraih NUN Terbaik SMP se Kota Kediri, Termotivasi Gara – gara Kucing Persia Flatnose 

Kediri, koranmemo.com Nilai ujian nasional (NUN) seluruh siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan sederajat di Indonesia telah diumumkan  Jumat (25/5). Hasil terbaik didapatkan Salsabila Ardelia Pranata, gadis asli Kediri ini meraih nilai ujian nasional terbaik se Kota Kediri dengan nilai 378,0. Namun, dia punya cara unik dalam menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) kemarin. Dengan tidak pernah belajar sama sekali saat ujian dan memilih untuk menyiapkan mental.

Semua siswa mendapatkan kabar berapa nilai yang mereka peroleh dari hasil perjuangan mereka selama 3 tahun menempuh ilmu di sekolah. Tahun ini, UN dianggap paling sulit karena ada tambahan Higher Order Thinking Skills (Hots) pada setiap soal. Meski sebagian besar siswa nilainya merosot, ada siswa dari Kota Kediri yang justru bisa meraih nilai hingga 378,0. Bahkan, Matematika yang dianggap paling sulit, Salsabila bisa meraihnya dengan sempurna 100.Salsabila Ardelia Pranata merupakan siswi kelas 9A SMP Negeri 1 Kota Kediri. Gadis kelahiran Kediri, 25 Februari 2003 terbilang tidak terlalu menonjol ketika berada di kelas. Namun, berkat motivasi dan kerja kerasnya dia justru bisa dengan santai memilih sekolah menengah atas (SMA) mana yang akan dia pilih karena modal NUN terbaik se Kota Kediri.

Rina Ambarwati, ibunda Salsabila kepadakoranmemo.com mengaku cukup terkejut dengan raihan yang diperoleh oleh putrinya tersebut. Pasalnya, Salsabila hanya masuk rangking 10 besar di SMP Negeri 1 Kota Kediri dan tidak pernah mengikuti perlombaan apapun, sehingga capaian putrinya itu cukup membuatnya bangga dan sedikit terkejut.

“Cukup kaget, karena awalnya ini saya bilang bisa terbaik di kelas saja itu sudah sangat bagus. Ini justru nilainya tertinggi se Kota Kediri, jadi agak santai pilih sekolah. Karena dia tidak pernah mendapatkan rangking 1 atau 2, cuma selalu masuk 10 besar disini,” ujarnya saat menemani putrinya di SMP Negeri 1 Kota Kediri setelah mengambil PIN pendaftaran di SMA Negeri 2 Kota Kediri, Jumat (25/5).

Senada dengan ibundanya, Salsabila juga tidak mengira bisa meraih nilai terbaik se Kota Kediri. Namun, baginya hal itu bukanlah sebuah keberuntungan semata karena dari awal Salsabila sudah memiliki tekat untuk menjadi yang terbaik minimal di sekolahnya. Apalagi, ada motivasi tambahan dari orangtuanya yaitu Kucing Persia Flatnose yang menemaninya sebelum menghadapi UNBK.

“Sebelum UN itu sama ayah dikasih motivasi nanti kalau nilainya bagus boleh minta apa saja. Terus aku minta dibeliin kucing, aku kira cuma diajak lihat – lihat aja, ternyata sebelum UN itu beneran dibeliin. Jadi ini motivasi aku, dalam batin aku sudah dibeliin kucing aku harus bisa meraih nilai yang bagus,” ujar Salsabila.

Salsabila punya trik sendiri untuk menghadapi UN. Jika kebanyakan orang baru belajar saat mau ujian, maka Salsabila kebalikannya. Saat ujian nasional Salsabila mengaku tidak memegang buku pelajaran sedikitpun karena baginya yang terpenting adalah kesehatan dan kesiapan mental saat menghadapi ujian. Matapelajaran Matematika yang dianggap paling sulit, bisa diselesaikan Salsabila dengan baik.

“Kalau hari-hari UN saya tidak belajar, karena yang paling penting bagi aku itu kesehatan dan kesiapan mental. Aku fokus pada itu, dan saat ujian bisa sangat tenang, apalagi soal – soalnya hampir sama seperti tryout terakhir jadi bisa mengerjakan dengan mudah. Kalau Matematika ada dua soal yang agak sulit, tapi setelah aku lihat – lihat teliti lagi hitug lagi ternyata ketemu juga jawabannya,” katanya.

Kini, Salsabila sedang dalam proses pendaftaran untuk pendidikan di jenjang selanjutnya yakni SMA. Dia berharap bisa masuk di sekolah yang dia impikan yakni SMA Negeri 2 Kota Kediri. “Kalau orangtua tidak maksa mau sekolah dimana, tapi aku sendiri sudah bilang kediriku sendiri harus masuk di SMADA. Semoga saja,” ujarnya sambil tersenyum karena bagaimanapun juga dialah yang tertinggi di Kota Kediri.

Reporter : Zayyin Multazam S
Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date