Penjual Mie Ditemukan Tewas Dengan Luka di Leher

Kediri, Koranmemo.com – Warga Kelurahan Kampung Dalem Kota Kediri digemparkan dengan meninggalnya Fendy Timah (56) warga RT 005/ RW003 kelurahan setempat, Kamis (4/5) sekitar pukul 07.30 WIB. Pasalnya pria yang bekerja sebagai penjual mie ayam ditemukan tewas di rumahnya dengan kondisi luka di lehernya.
Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, pria yang tinggal di Jalan Sultan Agung no 6 Kota Kediri pertama kali ditemukan tewas oleh Supatmi istrinya. Ketika itu wanita asal Kabupaten Nganjuk tersebut bermaksud membantu suaminya yang hendak berjualan.
Namun sesampainya di lokasi kejadian dia dikejudkan mengetahui suaminya telah tewas di dalam rumah. ” Soalnya mereka biasanya juga tinggal di Kelurahan Bandar, kadang juga tinggal di sini,” ujar Kusprio Ketua RT setempat.
Lebih jauh pria paruh baya itu menjelaskan, mengetahui suaminya sudah tergeletak, sontak Supatmi berteriak hingga mengundang perhatian warga. Selanjutnya warga yang mengetahui kejadian itu segera mengadukan kejadian tersebut ke ketua RT setempat dan melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Kediri Kota.
“Saya sendiri juga kaget mendapatkan aduan warga. Kemudian kejadian itu langsung di laporkan ke polisi,”kata ketua RT yang juga mempunyai usaha warung kopi ini.
Pengamatan di lokasi, petugas kepolisian yang mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) segera melakukan olah TKP dan membawanya ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kediri.
Hingga saat ini petugas kepolisian masih berada di lokasi kejadian dengan memeriksa saksi serta mengumpulkan barang bukti untuk mengetahui penyebab meninggalnya Fendy Timah.
 “Kami masih mendalami kasus ini. Memang ada luka di leher korban dan patut diduga ini korban pembunuhan. Namun kami masih mendalaminya apakah ini pembunuhan atau tidak. Menunggu hasilnya setelah dilakukan autopsi,” kata AKBP Anthon Haryadi Kapolres Kediri Kota yang berada di lokasi kejadian.
Reporter : Angga Prasetya
Editor : Achmad Saichu
Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.