Penjual Bendera Keluhkan Sepi Pembeli

Nganjuk, koranmemo.com – Para penjual bendera musiman yang menjamur di beberapa jalan protokol Kabupaten Nganjuk mengeluhkan sepinya pembeli. Padahal, mereka berharap penjualan akan meningkat pesat ketika memasuki detik-detik peringatan HUT ke 73 Republik Indonesia.

Madendi Umbara, salah satu penjual bendera musiman di Jalan Diponegoro, Kota Nganjuk mengatakan, sebenarnya ditarget hasil penjualan meningkat hingga dua kali lipat. Namun ternyata, sampai saat ini penjualan bendera belum sesuai dengan yang dia perkirakan.Kalau target saya dapat menjual sampai dua kali lipat. Tapi meskipun sepi tidak apa-apa, itung-itung juga menambah pengalaman,” ungkapnya kepada wartawan.

Madendi menyampaikan, kondisi cuaca yang buruk atau adanya angin kencang selama beberapa hari terakhir ikut berpengaruh pada hasil penjualan. Karena banyak bendera dagangan yang akhirnya sobek akibat tiupan angin kencang.

“Rencananya penjualan tahun ini sampai dengan tanggal 16 Agustus mendatang. Nanti akan balik kampung bersama-sama rombongan dari Garut,” ujarnya.

Bulan Agustus yang merupakan momen peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia sering dimanfaatkan sebagian orang untuk meraup rezeki. Salah satunya menjadi musim tahunan yang dinanti-nanti bagi penjual bendera musiman.

Mayoritas penjual bendera musiman yang masuk ke Kabupaten Nganjuk berasal dari daerah Garut, Jawa Barat. Hal itu lantaran usaha pembuatan bendera di sana sangat melimpah, sehingga para pedagang berusaha mencari peruntungan dengan melemparnya ke luar daerah.

Puluhan penjual bendera yang terbagi dari beberapa rombongan terlihat menjamur di titik-titik strategis jalanan Nganjuk. Mereka memajang bendera dagangan dengan mengaitkan ke pohon ataupun di emperan toko. Harga yang diberikan pun bersaing antara yang satu dengan yang lain guna merebut hati pembeli.

Data yang dihimpun koranmemo.com, harga bendera yang dijual beragam. Untuk bendera berukuran kecil dihargai Rp 10 ribu, ukuran sedang Rp 25 ribu, dan bendera ukuran besar Rp 55 ribu. Sedangkan untuk bendera model gergaji kecil dijual seharga Rp 25 ribu dan besar seharga Rp 67 ribu.  Selain itu, bendera model background dijual mulai kisaran Rp 200 ribu sampai dengan Rp 300 ribu, tergantung ukuran. Dan ada juga model lespang yang dijual dengan harga Rp 87 ribu.
Reporter Andik Sukaca
Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date