Pengawasan Minim, Penyelewengan DD Capai Rp 487 Juta

Blitar, koranmemo.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar, kedepan harus lebih teliti dan bersikap tegas, dalam mengawasi pengelolaan Dana Desa (DD) di masing-masing desa. Pasalnya, tahun lalu, ada salah satu desa yang menyelewengkan DD, sebesar Rp 487 Juta.

Hal itu terungkap ketika Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Blitar, membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Blitar tahun 2018, bersama tim anggaran Pemkab Blitar.

Dalam pembahasan tersebut, ada temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait penyelewengan DD di Desa Tuliskriyo, Kecamatan Sanankulon, sebesar Rp 487.040.000. Terkait hal itu, Anggota Banggar DPRD Kabupaten Blitar, Wasis Kunto Atmojo sangat menyayangkan adanya penyelewengan DD yang menurutnya nilainya cukup fantastis.

“Sekelas aparat desa, bisa menyelewengkan dana hampir setengah miliar rupiah, ini sangat luar biasa,” ungkapnya,Kamis (13/06).

Pihaknya menanyakan kinerja Inspektorat bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Blitar, yang dinilai kurang ketat dalam mengewasi desa terkait pengelolaan DD. “Saya heran, karena dua instansi kecolongan atas kasus ini. Saya menduga dua instansi ini lalai dalam mengawasi penggunaan DD,” ujarnya.

Bahkan dirinya menduga, kasus tersebut tidak menutup kemungkinan juga terjadi di desa lain. Nah, agar hal ini tidak terulang dikemudian hari, pihaknya minta agar Pemkab Blitar, lebih ketat dalam mengawasi penggunaan DD. “Bupati harus menginstruksikan bawahannya untuk lebih meningkatkan kinerja terkait pengawasan pengelolaan ADD/DD,” jelasnya.

Sedangkan terkait, kasus penyelewengan DD di Desa Tuliskriyo, dia minta agar Bupati Blitar, bersikap tegas dan minta agar aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas masalah tersebut. “Bupati harus mengambil sikap tegas dalam kasus ini, dan inspektorat harus turun tangan,” pintanya.

Seperti diinformasikan, pada Maret lalu, puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Pembaharuan Indonesia (GPI), menggelar aksi di depan eks Kantor Bupati Blitar, di Jalan Raya Sodanco Supriyadi, Kota Blitar, menuntut adanya penindakan tegas, terhadap dugaan penyelewengan Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) Di Desa Tuliskriyo.

Reporter: Arief juli prabowo

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date