Penentuan Batas Gudo – Kunjang Tunggu Persetujuan Kemendagri

Jombang, koranmemo.com – Hingga saat ini batas antara Kecamatan Gudo Kabupaten Jombang dengan Kecamatan Kunjang Kabupaten Kediri ternyata memang belum jelas. Ini secara tidak langsung menjadikan salah satu penyebab aktivitas tambang galian C yang dilakukan salah satu perusahaan yang seharusnya berada di wilayah Kecamatan Kunjang, melebar ke wilayah Dusun Kedaleman Desa Bugasur Kedaleman Kecamatan Gudo, yang berujung penolakan warga, Sabtu (28/7) lalu.

Data yang dihimpun Koran Memo, batas wilayah antara Kecamatan Gudo dengan Kecamatan Kunjang memang masih menjadi tanda tanya. Pihak Kementerian Dalam Negeri  (Kemendagri), pernah melakukan tracking peta perbatasan dua wilayah tersebut pada tahun 2016.

Namun, hasil tracking  Kemendagri ditolak oleh tim penegasan batas wilayah Pemerintah Kabupaten Jombang. “Alurnya, batas daerah turun dari Kemendagri ke Pemerintah Kabupaten Jombang melalu Pemprov Jatim,” kata Anwar, Kabag Pemerintahan Pemkab Jombang, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (1/8).

Atas penolakan yang dilakukan, Pemerintah Kabupaten Jombang mengajukan koreksi pada bulan April 2018 melalui pemprov Jatim. “Kita mengajukan koreksi  termasuk dengan mengklarifikasi Pemerintah Kabupaten Kediri juga. Nah, saat ini kami masih menunggu persetujuan dari Kemendagri,” ujar Anwar.

Sementara, Budi Winarno Kepala Dinas Kominfo yang juga mantan Kabid Penataan Ruang Bappeda Kabupaten Jombang menambahkan, pemetaan batas daerah memang dilakukan langsung oleh Kemendagri tanpa melakukan konfirmasi dengan pemerintah daerah.

“Ternyata saat melakukan pengecekan lapangan, banyak wilayah banyak yang masuk ke Kabupaten Kediri. Sementara, kalau berdasarkan peta lama sebenarnya masuk dalam bagian Jombang. Maka dari itu sementara ini Jombang belum memberikan persetujuan,”ungkap Budi.

Budi menambahkan, sepanjang belum ada persetujuan yang turun dari Kemendagri, maka batas Kecamatan Gudo Kabupaten Jombang dengan Kecamatan Kunjang Kabupaten Kediri. “Bagian Pemerintahan sudah berkirim surat tapi belum ada tanggapan. Sehingga batas wilayah belum clear,’ pungkasnya.

Sebelumnya, Warga Dusun Kedaleman Desa Bugasur Kedaleman Kecamatan Gudo, menggelar aksi protes dengan cara menduduki alat berat milik perusahaan tambang galian C yang disebut-sebut dari CV Moestaman, di bantaran Sungai Konto, Sabtu (28/7).

Aksi dilakukan lantaran aktivitas gallian C yang seharusnya berada di wilayah Kecamatan Kunjang Kabupaten Kediri, melebar ke wilayah mereka. Walhasil, akses jalan dusun juga turut dilalui alat berat. Dalam aksinya, warga juga membentangkan poster berisi penolakan.

Reporter : Agung Pamungkas

Editor : Della Cahaya Praditasari

Follow Untuk Berita Up to Date