Pendapatan Tahun Ini Menurun, Pedagang Daging Sapi dan Ayam Mengeluh

Kediri, koranmemo.com – Pasca lebaran, harga daging sapi dan daging ayam di pasar tradisional mulai stabil. Jika sebelumnya menjelang hari Raya Idul Fitri harga daging sapi bisa mencapai Rp 140.000 per kilogram, kini harga daging sapi kembali normal berkisar antara Rp 100.000 sampai Rp 110.000.

Harga tersebut merupakan harga daging jeniss lur dalam, pedagang juga biasa menyebut daging dengan kualitas terbaik. Penurunan harga ini terjadi sejak tiga hari terakhir, namun pedagang menilai pendapatan mereka tidak seperti hari Raya Idul Fitri tahun lalu.

“Agak sepi, biasanya sebelum hari raya bisa jual 100 kilogram, tapi sekarang turun sampai 50 persen. Sekarang, setelah hari raya juga masih jualan, karena masih ada stok daging yang belum terjual,” ucap salah satu pedagang daging sapi di Pasar Bandar Kota Kediri, Maryati (60), Senin (10/6).

Beberapa pedagang pun  mengeluhkan hal yang sama, bahkan juga terjadi pada penjual daging ayam. Saat hari Raya Idul Fitri tahun 2018, pedagang bisa menjual sampai 50 sampai 100 ekor, sedangkan untuk hari raya tahun ini hanya berkisar 50 ekor. Memang terjadi kenaikan harga sebelum dan saat hari raya, tiap kilogram daging ayam dijual dengan harga Rp 35.000.

Daging yang dijual merupakan bagian dada, namun harga bisa berubah jika ada campuran daging dari bagian yang lain. Harga bervariatif,  antara Rp 32.000 sampai Rp 35.000 per kilogram.

“Harga daging ayam berangsur turun hampir bersamaan dengan harga daging sapi. Sekarang kembali ke harga Rp 30.000 per kilogram,” jelas Rinasih (55), pedagang daging ayam.

Meskipun masih ada beberapa tradisi yang sering dilakukan masyarakat selama hari Raya Idul Fitri, namun tidak meningkatkan jumlah penjualan. Mereka mengaku masyarakat yang datang ke pasar juga menurun, tidak seperti hari-hari besar lainnya.

Reporter: Okpriabdhu Mahtinu
Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date