Pencipta “Hymne Guru” Wafat

Madiun, Koran Memo – Sartono, pencipta lagu “Hymne Guru” tutup usia, Minggu (1/11) sekitar pukul 12.50 WIB. Sartono wafat di usia (79) setelah sempat mengalami koma selama 3 hari akibat penyakit komplikasi. Sebelum meninggal, Sartono menjalani perawatan intensif di RSUD Kota Madiun sejak Selasa (20/10).

SartonoKepergian mantan guru musik di SMP Katolik Santo Bernardus Madiun itu memantik duka bagi masyarakat Indonesia. Ucapan belasungkawa pun mengalir deras, terutama melalui jejaring sosial. “Telah berpulang pencipta lagu Hymne Guru, Sartono (79) di Madiun, sosok yg mengangkat citra para pendidik,” tulis Ketua PGRI Jatim, Ichwan Sumadi, di akun twitternya.

Sartono lahir di Madiun pada 29 Mei 1936. Dia pernah menjadi pengajar seni musik untuk siswa SMP. Pada tahun 1980-an dia menciptakan lagu Hymne Guru yang terkenal dan selalu dinyanyikan dalam berbagai event pendidikan.

Sartono mempelajari musik secara otodidak tanpa mengenyam pendidikan tinggi tentang musik. Pada tahun 1978, Sartono adalah satu-satunya guru seni musik yang bisa membaca not balok di wilayah Madiun. Karena keterbatasan alat musik yang ia miliki, lagu “Hymne Guru” ia ciptakan dengan bersiul sambil menorehkannya ke dalam catatan kertas.

Hingga akhir hayatnya, Sartono hidup sederhana di rumahnya yang berdinding kayu di wilayah Kelurahan Oro-Oro Ombo Kecamatan Kartoharjo Kota Madiun. Ia tinggal bersama istrinya, Damiyati, yang juga pensiunan guru SD setempat.

Selamat jalan Pak Sartono ! (red)

Follow Untuk Berita Up to Date