Pencari Ikan, Terseret Arus Sungai

Blitar, Koranmemo.com – Warga Desa Gogodeso Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar, Sabtu (10/12) digemparkan dengan kabar hilangnya Khoirul Gunawan (40) yang terseret arus air saat pintu Bendungan Serut dibuka.

Menurut pengakuan Yasin (30) tetangga korban, Khoirul Gunawan bersama temannya pergi ke sungai tak jauh dari rumahnya sekitar pukul 10.00 WIB untuk mencari ikan menggunakan strum dan jala kecil. Yasin sempat mengingatkan korban agar tidak pergi ke sungai karena arus sedang deras.
“Sebenarnya sudah saya ingatkan jangan cari ikan, sebab kondisi sekarang bendungan Serut kalau pagi sering dibuka, arus airnya besar sekali bisa bahaya,” papar Yasin kepada sejumlah awak media.
Benar saja, apa yang dikhawatirkannya terbukti. Tidak lama setelah berangkat, korban dikabarkan terseret arus.
“Saat mencari ikan bersama temannya, Gunawan kesentor air bendungan. Dia sempat melambaikan tangan minta tolong. Mengetahui hal itu temannya langsung terjun untuk menolong korban. Namun sayang lantaran air sangat deras, korban tak terjamah temannya lantaran sudah terseret jauh derasnya air. Temannya yang mencoba menolong hanya mampu beberapa meter saja lantaran merasa lemas gak kuat nahan derasnya air. Akhirnya dia naik ke darat terus berlari memberitahukan kepada orang kampung ,” jelas Yasin.
 
Kapolsek Kanigoro, AKP Purdianto membenarkan kejadian nahas itu. Dijelaskan pihaknya sudah mendapatkan laporan perihal kejadian yang dialami Khoirul Gunawan.
“Sudah dilaporkan, laporan kami terima sekitar pukul 11.10 WIB. Petugas langsung menuju ke lokasi dan berkoordinasi dengan BPBD serta PMI untuk proses pencarian korban,” jelasnya.
Pantauan dilokasi kejadian, Petugas gabungan yang terdiri dari Polsek Kanigoro, PMI dan BPBD Kabupaten Blitar disebar ke beberapa titik yang merupakan jalur aliran sungai sepanjang Bendungan Serut ke arah barat. Satu unit perahu milik PMI Kabupaten Blitar tampak menyusuri sepanjang tepian sungai untuk mencari korban.(ase)
Follow Untuk Berita Up to Date