Pemkot Mulai Sosialisasikan Sistem OSS

Kediri, koranmemo.com – Setelah diluncurkan secara nasional pada Juli 2018 sistem perizinan melalui Online Single Submission (OSS) sudah mulai disosialisasikan, 21 dan 22 November di ruang pertemuan Insumo Palace Kota Kediri. Selain untuk mempermudah, sistem ini diharapkan menjadi salah satu upaya peningkatan investasi di Kota Kediri.

OSS sendiri memang dibuat untuk mempermudah pemilik usaha  berskala mikro, kecil, menengah maupun besar. Atau usaha dengan modal yang seluruhnya berasal dari dalam negeri, maupun terdapat komposisi modal asing.

Sementara itu untuk prosedur menggunakan OSS melalui empat tahap. Pertama, Membuat user-ID. Lalu kedua, Log-in ke sistem OSS dengan menggunakan user-ID. Selanjutnya ketiga, Mengisi data untuk memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB). Tahap akhir keempat, mendapatkan izin usaha atau izin komersial.

Bagi pengusaha baru, harus mengurus keperluan untuk memperoleh izin dasar, izin usaha, dan izin komersial atau operasional, berikut dengan komitmennya. Sedangkan bagi usaha yang telah berdiri, bisa melanjutkan keperluan lain untuk memperoleh izin berusaha (izin usaha atau komersial) baru yang belum dimiliki, seperti memperpanjang izin berusaha yang sudah ada, mengembangkan usaha, mengubah, dan memperbarui data perusahaan.

OSS ini memberi banyak manfaat kepada pelaku usaha. Karena dengan adanya sistem ini pelaku usaha dipermudah. Sebagai contoh pada pengurusan berbagai perizinan berusaha baik prasyarat untuk melakukan usaha (izin terkait lokasi, lingkungan, dan bangunan), izin usaha, maupun izin operasional. Kemudahan juga Kan dirasakan usaha di tingkat pusat maupun daerah dengan mekanisme pemenuhan komitmen persyaratan izin.

Selain itu, OSS memfasilitasi pelaku usaha untuk terhubung dengan semua stakeholder dan memperoleh izin secara aman, cepat dan real time. Pelaku usaha juga difasilitasi dalam melakukan pelaporan dan pemecahan masalah perizinan dalam satu tempat serta menyimpan data perizinan dalam satu identitas berusaha (NIB).

Apip Permana, Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemerintah Kota Kediri mengatakan dengan perizinan yang semakin mudah investasi di Kota Kediri juga akan semakin meningkat. Terbukti dari capaian target investasi yang sudah melampaui perkiraan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kota Kediri.

“Akumulasi investasi pada RPJMD 2014-2019 ditetapkan sekitar Rp 4,4 triliun, pada kenyataannya di tahun 2018 sudah terealisasi sekitar Rp 4,6 triliun,” ujarnya.

Dia memperkirakan pada investasi di Kota Kediri semakin meningkat setelah diterapkannya OSS Di Kota Kediri. “Masih Ada waktu sekitar 7 bulan sebelum April 2019 nanti,” tutupnya.(adv/pemkotkediri)

Reporter : Dhita Septiadarma

Editor : Della Cahaya

Follow Untuk Berita Up to Date