Pemindahan SMPN 1 Mantingan Belum Jelas

Ngawi, koranmemo.com-Ratusan siswa dan guru SMPN 1 Mantingan, Kabupaten Ngawi merasa cemas. Sebab, rencana pemindahan sekolah maupun jumlah ruang kelas yang akan dibangun hingga kini belum ada kejelasan.

Kepala SMPN 1 Mantingan, Gunawan Wibisono mengaku pihak sekolah cemas karena khawatir lokasi baru tak mampu menampung siswa sesuai kebutuhan yang ada sekarang. Saat ini, sekolah yang terdiri sebanyak 60 siswa itu menempati 27 ruang kelas. “Sejauh ini belum ada kejelasan soal perpindahan itu. Untuk penggantinya berapa kelas juga belum jelas,” kata Gunawan Wibisono.

Dia mengatakan, pihaknya dilanda kebingungan sebab perkembangan terakhir pihak ponpes hanya akan mengganti gedung sesuai jumlah awal berdirinya sekolah tersebut. Yakni, hanya delapan kelas saja. Padahal setelah berkembang dari sejak 1973 hingga saat ini, total jumlah ruang kelas di SMP tersebut mencapai 27. “Dengan jumlah siswa kami sebanyak 600 orang jelas tidak logis kalau hanya diberikan ruang kelas seperti awal berdirinya sekolah ini,” ujarnya.

Dia menjelaskan, kode permintaan ponpes Gontor Putri agar pihak sekolah segera angkat kaki yakni diterimanya surat agar dinas maupun lembaga segera mencari tanah pengganti.  Surat tersebut diterimanya pada September 2017 lalu, yang juga ditembuskan ke Bupati Budi Sulistyono dan Dindik Ngawi.

Sebagai kompensasi, pihak Gontor bakal membangunkan gedung pengganti ruang kelas. Lahan seluas sekitar 9 ribu meter persegi itu akan dimanfaatkan Gontor dalam mengembangkan pondok. “Pemberitahuan soal lahan itu sudah lama, kami diminta untuk segera mempersiapkan,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Ngawi, Abimanyu mengungkapkan selain SMPN 1 Mantingan dua sekolah lain juga terdampak pengembangan ponpes tersebut. Yakni SDN Sambirejo 1 dan 2, Mantingan. Dia mengatakan, pihaknya segera memenuhi permintaan ponpes untuk mencari lahan pengganti tersebut. Sebab, dinas juga telah menganggarkan dana sekitar Rp 3,5 miliar untuk pengadaan lahan sekolah tersebut. “Kami sendiri sudah mempersiapkan anggaran untuk pengganti lahan dan perpindahan sekolah tersebut,” pungkasnya.

Reporter : M. Adi Saputra /Juremi
Editor : Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date