Pembongkaran Makam Bayi Korban Pembunuhan Orangtua

Korban Tewas Kehabisan Nafas

Magetan,koranmemo.com –  Polres Magetan membongkar makam bayi yang dihabisi oleh orang tuanya sendiri, Arik Sugianto (24) dan Suprapti ( 24) warga desa Plangkrongan, Kecamatan Poncol, Jumat (21/10). Pembongkaran makam tersebut untuk mencocokkan keterangan pelaku tentang penyebab kematian bayi setelah dibekap mulutnya.

Dalam otopsi tersebut, tim Disaster Victim Investigation (DVI) Polres Magetan juga melibatkan DVI Polres Kediri dan DVI Polres Nganjuk, dengan jumlah total 14 personel. Pembongkaran makam bayi malang tersebut juga disaksikan pemuka agama Desa Plangkrongan serta sejumlah pejabat desa setempat.

Ketua Tim Forensik DVI Polda Jatim, Tutik Purwati mengaku menemukan tanda-tanda kehabisan nafas yang dialami korban, sebagai penyebab kematian bayi perempuan tersebut. “Kami temukan tanda- tanda kehabisan nafas pada jenazah korban, namun untuk penyebab lainnya masih akan kami lakukan pemeriksaan lebih lanjut melalui uji forensik,” kata Tutik Purwati, Jumat ( 21/10).

Kasat Reskrim Polres Magetan, AKP Partono membenarkan jika tersangka sengaja membekap mulut korban hingga menyebabkan anak kandungnya tewas. “Sesuai pengakuan keduanya, tersangka membekap mulut korban hingga tewas, karena kehabisan nafas,” ujar Kasat Reskrim.

Sementara itu, sejumlah tetangga kedua pelaku mengaku prihatin dengan ulah pasutri Arik dan Suprapti yang tega membunuh bayinya sendiri dengan cara kejam tersebut. “Kalau bisa dihukum seberat- beratnya, karena tega membunuh darah dagingnya sendiri dengan cara sangat kejam,” kata Yanti, tetangga tersangka.

Sebagai informasi, Arik Sugianto dan Suprapti dibekuk anggota reskrim Polsek Poncol setelah membunuh anak kandungnya sendiri dengan cara dibekap mulutnya hingga susah bernafas. Tragisnya, jasad anaknya yang berusia dua hari tersebut dibuang begitu saja di kebun tengah hutan. Aksi bejat tersangka terbongkar setelah ayah kandung tersangka Suprapti mencari cucunya yang tidak dibawa oleh anak dan menantunya. ( ton/rik)