Pelaksanaan Tes CPNS Belum Ada Kepastian

Tulungagung, koranmemo.com – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Tulungagung, menyebutkan sejak dibukanya pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018, dan berakhir kemarin (15/10). Tercatat ada sekitar 5.606 berkas yang sudah masuk.

Dari jumlah berkas yang masuk itu pihak BKD akan melakukan tahapan selanjutnya, yakni verifikasi data. Namun hasil sementara, untuk pendaftar melalui jalur cumloude dan difabilitas masih sepi. Rinciannya, hingga sesuai data BKD Tulungagung per Minggu malam (14/10), ada dua orang pendaftar jalur cumloude. Sedangkan difabilitas satu orang.

Meski hanya sedikit, pihak BKD belum tentu akan memperpanjang masa pendaftaran. Sebab, semua bergantung dari keputusan pusat, dalam hal ini Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). “Untuk K2 baru dua orang yang mendaftar. Itu sesuai data minggu malam,” ungkap Kepala BKD Tulungagung Arief Boediono melalui Koordinator Administrasi Verifikasi Pongky Setiawan, Senin (15/10).

Berdasarkan data BKD Tulungagung, ada sekitar 5.606 berkas yang sudah masuk. Sebanyak 4.285 berkas sudah terverifikasi. Sedangkan sisanya, yakni sekitar 1.321 belum terverifikasi. Dari hasil verifikasi sementara, mayoritas pelamar masuk melalui jalur umum. Ada pula pelamar yang tetap mendaftar, meski tak sesuai dengan jurusannya. Misalnya jurusan hukum, tetapi melamar di PGSD.

Lebih lanjut Pongky mengatakan untuk pelaksanaan tes CPNS informasi sementara bakal dilaksanakan akhir Oktober. Yakni di wilayah Kediri. Namun, semua itu masih belum pasti. Sebab, keputusan tetap bergantung dari pusat. Kini, tahapan yang berjalan masih verifikasi berkas. “Untuk Tulungagung, berkas dikirim secara online,” jelasnya.

Pongky menambahkan, agar para pelamar selalu mengakses situs resmi CPNS 2018. Tujuannya, ketika ada informasi terbaru, bisa segera diketahui. “Jadi kami mohon untuk para pendaftar bisa sering – sering mengunjungi situs resmi CPNS untuk mengetahui informasi,” tambahnya.

Sementara itu, Rohmatuli Hidayah, salah seorang pelamar CPNS mengaku, salah satu kesulitan dalam pendaftar, yakni website yang terkadang masih eror. Jika demikian, pelamar harus mencoba ulang. “Kadang eror. Tapi mau bagaimana lagi. Yang penting persyaratan sudah diupload semua. Semoga bisa berhasil,” pungkasnya.

Reporter: Denny Trisdianto

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date