Pelajar Nganjuk Berhasil Merancang Robot Rescue, Juara 1 Tingkat Nasional

Nganjuk, koranmemo.com – Pelajar di Kabupaten Nganjuk berhasil membuktikan prestasinya dalam merancang robot di tingkat nasional. Hal itu membuktikan jika generasi muda asal daerah berjuluk kota angin tidak bisa dipandang sebelah mata di kancah nasional.

Wildan Taufiqie Dziya ‘Ulhaq dan Mohammad Rizky Rahman, keduanya merupakan siswa MAN 2 Nganjuk, yang berhasil berprestasi dalam bidang robotic tingkat nasional. Robotic rancangan kedua siswa tersebut merupakan robotic juara 1 tingkat nasional. Dengan kategori rescue mobile robot dan juara 1 the best design rescue mobile robot.

Kompetisi bergengsi itu digelar di Depok dan Jakarta beberapa waktu lalu pada ‘Robotics Competition 2018 ke-4’. Robot rancangan pelajar Nganjuk yang berhasil menyabet juara ini memiliki kemampuan mengangkat pohon tumbang, memadamkan api, dan mengevakuasi korban. Dan ketika dipertandingkan dapat meraih 400 poin paling lancar melalui rule serta aksi yang paling baik.

Prestasi yang ditorehkan oleh keduanya merupakan hasil perjuangan yang sangat berat. Karena mereka harus mempersiapkan software dan hardware secara detail, agar robot dapat berjalan dengan baik saat dipertandingkan. Mereka pun harus berpikir keras karena rule baru diupload pada dua hari sebelum pertandingan.

Di Dalam pertandingan, salah satu kesulitan menurut Wildan Taufiqie Dziya ‘Ulhaq, salah satunya ketika pertandingan diibaratkan terdapat korban dalam rumah yang harus diselamatkan. Namun karena kegigihan dan dukungan dari berbagai pihak, akhirnya kesulitan itupun berhasil diatasi.

“Bentuknya siku 90 derajat, dan robot harus mampu berbelok masuk rumah untuk mengevakuasi korban,” ungkapnya.

Sementara itu, Muhammad Haris Busronulhawa, pembina dalam merancang robotic di MAN 2 Nganjuk mengatakan, siswa tersebut begitu antusias untuk mengikuti pertandingan. Terlebih, dalam pertandingan sebelumnya diawali dengan meraih juara 1 best desain. Menurutnya, dari situlah siswa mendapatkan pengalaman yang berharga, mulai dari merombak robot hingga mendesain robot kembali sesuai dengan dimensi yang telah ditentukan panitia.

“Dan tidak kalah penting adalah memprogram kembali untuk diperlombakan di grand final. Beruntung siswa dapat membaca situasi untuk poin yang harus diraih dalam lintasan yang harus dilalui,” ujarnya.

Mochamad Rochani, Kepala MAN 2 Nganjuk mengaku siswa selalu didorong untuk dapat terus berprestasi. Dan atas prestasi ini, pihak sekolah memberikan penyambutan kepada juara 1 robotik tingkat nasional dengan suasana meriah. Karena di MAN 2 Nganjuk bagi siswa yang menorehkan prestasi, baik kurikuler maupun ekstra kurikuler di tingkat provinsi maupun nasional, akan diberikan penyambutan. “Selain itu juga diberikan sejumlah beasiswa,” tukasnya.

Tim robotic MAN 2 Nganjuk telah puluhan kali mengikuti kompetisi tingkat provinsi dan nasional. Sedikitnya terdapat 23 penghargaan yang telah diraih oleh tim yang beranggotakan 47 siswa.

Reporter:  Andik Sukaca

Editor:  Della Cahaya

Follow Untuk Berita Up to Date