Pelajar Ini Memaki-maki dan Tanyakan Surat Tugas kepada Polisi

Share this :

Blitar, koranmemo.com – Kelakuan pelajar di wilayah Kabupaten Blitar saat terjaring razia ini tidak patut ditiru. Pasalnya mulai dari memaki-maki polisi hingga menanyakan surat tugas dan ada juga yang menangis karena tidak terima ditilang saat pihak Satlantas Polres Blitar melakukan razia rutin di Jalan raya Sadewo Kelurahan Kademangan Kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar, Kamis (11/1) pagi.

Aksi pelajar yang masih mengenakan seragam SMK ini membuat pihak kepolisian tak mau mentolelir kesalahan mereka.

Pelajar bernama Rafika Miftahul ini sempat berdebat dengan polisi karena tidak memiliki surat izin mengemudi (SIM) dan nekat menanyakan surat tugas dan jarak pemasangan rambu papan pemberitahuan yang terlalu jauh.

Siswi tersebut tetap berkukuh berkendara motor tidak perlu membawa SIM asalkan perlengkapan berkendara sudah lengkap.

Bukannya menjawab pertanyaan polisi, sang pelajar malah menendang menyalahkan polisi. Dia kemudian berjalan menuju motor yang diparkir tak jauh darinya. Sedangkan pelajar tersebut tampak meminta kunci kepada polisi. Bahkan juga sempat melarang telepon genggam polisi yang merekam dia yang sedang ngambek.

” Apapun alasannya, dia tetap bersalah karena belum cukup umur namun nekat berkendara, apapun alasannya tetap kami tilang, ” ungkap Kasat Lantas AKP Argya Satya Bhawana SIK. Rabu (11/1).

Selain itu juga ada pelajar SMP bernama Rofik (14) warga Plosorejo Kecamatan Kademangan ini, bukan berani tetapi pelajar ini malah menangis histeris dan ketakutan saat kendaraanya ditilang dan diamankan.

” Semua tetap ditilang. Tidak mau ditilang, melawan petugas dengan perilaku dan ucapan yang tidak sopan, memaki-maki polisi, mencampakkan HP polisi,” ungkapnya.

Reporter: Arief Juli Prabowo

Editor: Achmad Saichu

Facebook Comments
Follow Us

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz