Pelajar Dominasi Pasien Rehabilitasi oleh BNNK 

Trenggalek, koranmemo.com –   Penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang di Kabupaten Trenggalek perlu mendapat perhatian khusus. Terlebih mayoritas pasien rehabilitasi Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kabupaten Trenggalek didominasi kalangan pelajar. Kalangan pelajar mendominasi pasien rehabilitasi berdasarkan data yang dihimpun sepanjang tahun 2016 hingga 2018.

Kepala BNNK Kabupaten Trenggalek, AKBP Akik Subki melalui Kepala Seksi (Kasi) Rehabilitasi, Hari Sumarno mengatakan, kalangan pelajar mendominasi kasus penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Trenggalek. “Usia produktif. Kalau kita mengacu usia produktif yakni mulai usia 15 hingga 49 tahun. Jadi kalangan pelajar masuk di dalamnya. Untuk kalangan pelajar mendominasi, yakni hampir 90 persen,” katanya saat dikonfirmasi, Jumat (10/8).

Dilihat dari kasus yang membelit kalangan pelajar itu, lanjut Hari didominasi oleh penyalahgunaan pil dobel L dan penggunaan obat keras dan berbahaya (okerbaya). BNNK mencatat, sepanjang tahun 2016 hingga Agustus 2018 sebanyak 48 orang menjadi pasien rehabilitasi BNNK Kabupaten Trenggalek. “Mayoritas penyalahgunaan pil dobel L. Yang sabu-sabu juga ada namun sedikit. Ada ketentuannya untuk rehabilitasi (sosial dan medis,red) baik itu putusan pengadilan maupun kemauan dari yang bersangkutan,” kata Hari.

Tak hanya pelajar laki-laki,  Hari menyebut, sebanyak 90 persen dari jumlah pasien rehabilitasi di BNNK Kabupaten Trenggalek, juga terdapat pelajar perempuan. Namun dia enggan menyebutkan jumlah secara pasti ketika dikonfirmasi. “Pelajar perempuan, ada. Tapi tidak banyak, jumlahnya saya lupa,” ujarnya.

Untuk menekan penyalahgunaan narkoba, Hari menyebut rutin menggelar sosialisasi. Safari di lingkungan pendidikan dan di lingkungan masyarakat. Itu dilakukan untuk memberikan edukasi bahaya penggunaan narkoba.

“Kami rutin menggelar sosialisasi baik dengan melibatkan beberapa instansi lain maupun tokoh masyarakat. Termasuk dilingkup pendidikan di berbagai jenjang pendidikan,” pungkasnya.
Reporter : Angga Prasetya
Editor : Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date