PD Muhammadiyah Kota Madiun Kecam Aksi Rusuh 21 Mei di Jakarta

Madiun, koranmemo.com – Kerusuhan yang dilakukan oleh sekelompok massa pada aksi unjuk rasa di Jakarta pada Selasa (21/5/2019), menuai kecaman dari berbagai pihak. Ketua Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kota Madiun, Sutomo mengaku prihatin dengan aksi yang berujung jatuhnya korban jiwa.

Menurutnya, hal seperti itu semestinya tidak terjadi. Jika massa benar-benar menaati aturan yang berlaku. “Sesuai aturan kan jelas waktu untuk menyampaikan pendapat di depan umum. Kalau massa di Jakarta itu sudah tidak menaati aturan yang berlaku. Karena dilakukan sampai malam, bahkan dini hari,” katanya, Kamis (23/5/2019).

Menyampaikan pendapat di depan umum, merupakan hal yang sah-sah saja sebagai bagian untuk menyatakan pendapat. Tetapi jika berbentuk anarkis, Sutomo mengaku tidak setuju dan dirinya sangat mengecam keras.“Bagaimanapun tindakan anarkis itu tidak bisa dibenarkan,” ujarnya.

Sutomo mengimbau kepada semua pihak yang menyuarakan aspirasi politik masalah Pemilu, untuk dapat menjaga situasi tetap aman dan damai. Pun, menaati aturan serta menjauhi segala bentuk kekerasan.

Selain itu, ia menyerukan supaya dapat menahan diri dan menghentikan segala bentuk tindakan yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa. “Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu yang menyesatkan,” tuturnya.

Sementara itu, atas upaya pengamanan yang dilakukan TNI dan Polri, Sutomo memberikan apresiasi dan selalu mendoakan agar dalam menjalankan tugas tetap dalam lindungan Allah SWT. “Kami siap bersama-sama TNI dan Polri menjaga keutuhan NKRI,” tandasnya. (Adv)

Reporter: M Adi Saputra

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date