Pastikan Pemeriksaan Terus Berjalan

Kondisi jembatan Brawijaya yang belum tuntas dibangun. Yudha,Memo1*Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen Asuransi Proyek Jembatan Brawijaya

Kediri, Memo-Hingga Senin (27/10) Polres Kediri Kota mendalami dugaan pemalsuan dokumen perjanjian mega proyek Jembatan Brawijaya. Polres Kediri Kota mengaku saat ini sedang fokus untuk mengklarifikasi temuan tersebut. Polisi terus mengagendakan pemeriksaan terhadap berbagai pihak yang terkait dalam kasus itu.

Kapolres Kediri Kota AKBP Budhi Herdi Susianto memastikan kasus itu sudah ditindaklanjuti satuan reskrim. “Secara umum, laporan ini sudah kami tangani dan ditindaklanjuti,” ujarnya pada Koran Memo.

Hal senada juga disampaikan Kasubag Humas AKP Budi Narianto. Menurutnya, petugas satreskrim sedang fokus melakukan klarifikasi dalam kasus tersebut. “Saat ini perkara sudah ditangani dan sedang dalam tahap klarifikasi dan sudah mengudang berbagai pihak,” katanya melalui pesan singkat.

Seperti diketahui, dugaan pemalsuan dokumen perjanjian tersebut muncul ketika aktivis Indonesian Justice Society (IJS) menemukan dua dokumen perjanjian asuransi antara Dinas Pekerjaan Umum Kota Kediri dan PT Fajar Parahyangan dengan Asuransi Bosowa.

Dua berkas perjanjian asuransi tersebut diduga dipalsukan dengan menambah angka tahun kontrak asuransi yang semula berakhir pada tahun 2012 menjadi tahun 2013. Perbedaan ini yang kemudian memunculkan indikasi pelanggaran.

Sumber Koran Memo menyebutkan, sebelumnya pihak Dinas PU Kota Kediri sudah dipanggil dan dimintai keterangan. Selanjutnya pihak lain yang terkait dengan perjanjian tersebut juga sudah dipanggil untuk melengkapi klarifikasi kebenaran temuan tersebut.(c2)

 

Follow Untuk Berita Up to Date