Pastikan Ada Operasi Pasar

Tak Ada Raskin ke-13 dan ke-14

 

Kediri, koranmemo.com – Bulog Subdivre Kediri memastikan siap membantu jika Pemerintah Kota maupun Kabupaten Kediri mengadakan operasi pasar jelang natal dan tahun baru, khususnya untuk beras. Rachmat Syahdjoni Putra, Kepala Bulog Subdivre Kediri mengatakan, meskipun serapan beras di wilayah Kediri per hari hanya 75 ton, namun jumlah tersebut hingga sekarang masih mencukupi kebutuhan masyarakat. “Jadi kami optimistis bisa membantu OP yang kemungkinan besar akan diselenggarakan oleh pemerintah nanti,” tutur Djoni, sapaan akrab kepala bulog yang baru menjabat sekitar dua bulan ini.

Meskipun sampai sekarang belum ada pengumuman resmi dari pemerintah daerah setempat tentang pelaksanaan OP, namun Djoni berpendapat jika OP pasti akan dilaksanakan. Pasalnya, berbeda dengan tahun lalu, tahun ini tidak ada raskin ke-13 dan ke-14. Jadi setelah penerimaan raskin terakhir awal Desember nanti, warga tidak akan mendapatkan lagi. Padahal, jelang natal dan tahun baru, masyarakat akan menjadi lebih konsumtif dan harga-harga kemungkinan besar akan naik.

“Sekarang harga beras memang masih relatif stabil. Untuk beras medium Rp 7.900 per kilogram. Tapi harga ini bisa menjadi sangat fluktuatif jelang natal dan tahun baru nanti. Apalagi setelah tidak ada raskin. Karena itu saya yakin kalau pasti akan ada OP,” kata Djoni.

Selain untuk kebutuhan OP, bulog kini memang tengah berusaha menggenjot penyerapan beras untuk pemenuhan target tahun ini. Djoni mengungkapkan, target penyerapan wilayah Kediri tahun ini adalah sebesar 65.000 ton beras. Sampai akhir Oktober, target tersebut baru terserap sebesar 72 persen atau setara dengan 41.000 ton beras. “Memang masih jauh dari target. Tapi menurut saya, karena target ini sifatnya nasional, 72 persen itu sudah baik,” ujar pria yang sebelumnya menjadi Kepala Bulog Subdivre Madiun ini. (ela)

 

Follow Untuk Berita Up to Date