Pasca Teror Bom, PalM Gelar Doa Bersama di Taman Memorial Park Kota Kediri

Kediri, koranmemo.com – Suasana berbeda terlihat di area Taman Memorial Park Kota Kediri, Selasa (15/5) malam. Massa dari berbagai lintas agama menggelar doa bersama dan deklarasi perdamaian. Selain mendeklarasikan perdamaian, mereka juga menggelar aksi 1000 lilin sebagai wujud bela sungkawa menyusul rangkaian serangan bom bunuh diri di Surabaya.

Ganjaran Gusti Agung, perwakilan dari Paguyuban Lintas Masyarakat (PalM) Kediri mengatakan, selain diikuti ratusan pemuda yang tergabung dalam Palem Kediri, kegiatan bertajuk doa bersama lintas agama dan deklarasi perdamaian ‘untuk Indonesia damai’ itu juga dihadiri ‘sesepuh’ dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Paguyuban Antar Umat Beragama dan Penghayat Kepercayaan (PAUB-PK) Kediri.

“Kegiatan ini sebagai bentuk solidaritas kami atas fenomena yang terjadi di Surabaya saat ini. Selain itu, ini juga sebagai salah satu wujud dukungan kami terhadap Polri untuk memberantas terorisme. Utamanya menjaga persatuan dan kesatuan agar tidak mudah terpecah belah,” katanya.

Anggota PalM yang juga mahasiswa semester VIII ini menyebut, melalui kegiatan tersebut diharapkan semakin merekatkan hubungan antar lintas agama agar tidak mudah terpecah belah di tengah keberagaman kultur, budaya, dan agama. Pasalnya, isu agama seringkali dimainkan untuk memecah belah kesatuan dan persatuan Bangsa Indonesia.

“Peran FKUB dan PAUB-PK sangat penting dalam menjaga keharmonisan, umumnya di Indonesia dan utamanya di Kediri. Selain mengawal para pemuda dalam PalM, kami juga mensosialisasikan ke media sosial untuk menjaga kerukunan agama,” imbuhnya.

Melalui kegiatan ini, pihaknya menyatakan sikap dan mengecam aksi terorisme di Indonesia dan di Surabaya yang menjadi pemberitaan hangat di media masa. Pendeklarasian ini juga sebagai wujud dukungan kepada Polri untuk memberantas terorisme yang dinilai tidak berperikemanusiaan.

“Kami menyatakan sikap, mengecam radikalisme dan aksi teroris di Indonesia. Kami mendukung Polri dalam memberantas aksi terorisme yang tidak berperikemanusiaan,” pungkasnya.

Untuk diketahui, selain dihadiri massa lintas agama, kegiatan ini dihadiri sejumlah perwakilan dari TNI-Polri dan Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri. Secara bergantian mereka membubukan tanda tangan di media yang sudah disediakan sebagai wujud konsistensi menjaga perdamaian.

Reporter: Angga Prasetya

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date