Pasca Penutupan Lokalisasi, Jumlah PSK Positif HIV Meningkat

Nganjuk, koranmemo.com – Penutupan sejumlah lokalisasi di Kabupaten Nganjuk ternyata tidak serta merta menuntaskan penularan virus HIV/AIDS di daerah berjuluk kota angin. Masih saja ada PSK (Pekerja Seks Komersil) yang terjangkit virus mematikan tersebut, sehingga otomatis membuat angka penularan justru semakin meningkat.

Fakta mencengangkan itu terungkap dalam pemeriksaan kepada kelompok PSK di Lokalisasi Kandangan, Desa Kedungrejo Kecamatan Tanjunganom, beberapa waktu lalu. Dari sasaran 127 PSK, ternyata petugas hanya berhasil memeriksa 69 PSK saja. Hasilnya, 7 PSK dinyatakan positif terjangkit HIV.

“Dari 69 yang diperiksa, ternyata 7 di antaranya terjangkit HIV. Jika pemeriksaan berhasil dilakukan pada 127 PSK, kemungkinan jumlahnya (terjangkit) lebih dari 7,” jelas Trisna Eka Setyawati, divisi pemberdayaan Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Kabupaten Nganjuk.

Penularan HIV/AIDS di daerah Nganjuk memang tak bisa dianggap remeh. Pasalnya, virus ganas ini terus menyerang tanpa memandang usia, tak terkecuali pada anak-anak.

Data dari KPAD setempat menyebutkan, jumlah anak yang positif mengidap HIV/AIDS sebanyak 26 anak, dan 8 anak di antaranya meninggal dunia. “Jadi sekarang ada 18 anak yang hidup dengan menderita HIV,” tutur Trisna.

Data di atas terhitung sejak 2002 sampai 2017. Adapun sisa penderita yang masih hidup dua di antaranya duduk di bangku SMP kelas dua. Keduanya sekolah di wilayah Kecamatan Ngetos dan Gondang.

Sementara satu penderita lagi adalah murid PAUD yang berada di wilayah Kecamatan Bagor. Selebihnya adalah murid SD yang tersebar di lima kecamatan, yakni Brebek, Tanjunganom, Bagor, Ngetos, dan Gondang.

Untuk diketahui, jumlah HIV /Aids mulai 2002 sampai Juni 2017 sebanyak 925 kasus. Ditambah temuan baru sebanyak 7 kasus di Kandangan, berarti sekarang totalnya 932 kasus.

“Dengan data tersebut berarti Nganjuk sudah berada di level merah, sehingga ini perlu campur tangan daerah untuk segera membuat langkah nyata dalam menekan angka penderita HIV AIDS,” pungkas Trisna.

Reporter: Andik Sukaca

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.