Pasca Dilaporkan, Kades Nglinggo Kembalikan Uang Jasa PTSL

Nganjuk, koranmemo.com – Pasca dilaporkan ke Kejaksaan Negeri Nganjuk beberapa hari yang lalu, akhirnya Sumarni Kepala Desa (Kades) Nglinggo Kecamatan Gondang bersama perangkat desa dan panitia sertifikat massal, sepakat mengembalikan uang jasa program PTSL 2018. Ini bertujuan agar suasana desa kondusif.

Awalnya, berdasarkan kesepakatan antara pantia dan pemohon PTSL, sebanyak 700 bidang tanah yang belum memiliki akta tanah, pemohon sertifikat massal ini membayar Rp 1 juta. Namun pada akhirnya, oleh Kades Sumarni dananya dikembalikan sebesar Rp 300 ribu per bidang.

“Total pengembalian tahap pertama sebesar Rp 210 juta. Ini sudah diterima oleh 700 pemohon PTSL,” kata Dr Wahju Prijo Djatmiko, SH., M.Hum., M.Sc kuasa hukum Kades Sumarni kepada koranmemo.com, Selasa (14/5/2019).

Selain mengembalikan uang senilai Rp 210 juta tersebut, Kades Sumarni beserta perangkat desa setempat dan panitia juga akan mengembalikan uang jasa (honor, red) yang diterimanya selama bersusah payah melaksanakan PTSL dari nol hingga sertifikat jadi.

“Itu termasuk honor yang diterima kades, sekdes dan perangkat desa, panitia serta ketua RT dan RW, totalnya Rp 308.291.000. Ini akan dikembalikan semua kepada 803 pemohon. Kesepakatan ini dibuat di kantor saya, Djatmiko & Partner Jalan A Yani 333 Nganjuk,” beber pria yang akrab disapa Haji Wahyu ini.

Sedangkan pengeluaran habis pakai, misalnya pembelian materai, pengadaan patok batas, foto kopi, ATK, printer, meteran, konsumsi pengukuran, konsumsi pemberkasan, konsumsi sosialisasi dan penerimaan sertifikat beserta perlengkapannya, tidak bisa dikembalikan.

“Selain itu, juga ada uang yang dinikmati oleh oknum-oknum yang memanfaatkan moment PTSL sebesar Rp 103.700.000, tidak bisa dikembalikan. Dan ini disetujui oleh penerima sertifikat saat kesepakatan kemarin,” urainya.

Sementara, warga sudah tidak mempermasalahkan lagi perihal PTSL 2018 lantaran apa yang menjadi tanggung jawab kepala desa dan perangkat desa setempat serta panitia sudah dikembalikan. Bahkan, dimungkinkan semua yang terlibat dalam pengurusan sertifikat massal ini, harus rela kerja bakti.

Reporter : Muji Hartono
Editor      : Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date