Pasca Demo Warga Ngepung, Massa Gabungan Gelar Aksi Damai

Nganjuk, koranmemo.com – Ribuan orang yang terdiri dari warga Desa Ngepung Kecamatan Patianrowo, Aliansi Kepala Desa Nganjuk, serta Masyarakat Cinta Damai melakukan aksi damai di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Nganjuk, Selasa (10/9). Massa meminta agar semua pihak menahan diri dengan menghargai dan menghormati ketentuan hukum yang berlaku, sehingga tidak mudah terprovokasi.

Pantauan Koranmemo.com, dengan mengendarai sejumlah truk, mobil dan motor, massa terlihat mulai berdatangan memadati jalanan di depan kantor bupati. Kepala Desa Ngepung, Hendra Wahyu Saputra dalam orasi meminta semua warga menghormati ketentuan hukum dan membantah semua hal yang dituduhkan kepadanya. Terlebih lantaran tim investigasi dari Pemkab pun tidak menemukan adanya kesalahan yang dituduhkan kepada dia. Ia menyatakan, tuduhan massa pendemo sehari sebelumnya terhadap dirinya adalah tidak benar.

Kades Hendra menyebut, perihal penjualan bengkok sudah melalui proses lelang sesuai prosedural. Bahkan kepanitiaan lelang dibentuk lebih dahulu sebelum dilakukan penjualan. Ia juga mengklaim penggunaan dana BUMDes sudah sesuai dengan aturan, dan uang yang dipinjam sudah dikembalikan ke panitia BUMDes.

“Semua tuduhan terhadap saya adalah tidak benar. Apalagi hasil investigasi juga menyatakan tidak ditemukan adanya kesalahan secara administratif,” tandasnya.

Sementara itu, Ahmad Syarif, Sekretaris Aliansi Kepala Desa Nganjuk menyampaikan, aksi kali ini merupakan aksi damai dari seluruh warga Nganjuk, serta seluruh kades dalam Aliansi Kepala Desa se-Nganjuk menuju Nganjuk yang lebih baik. Usai dilakukan pertemuan dengan Wakil Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, massa membubarkan diri dengan tertib dan damai.

Reporter Andik Sukaca

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date