Pasca Demo, Pemkot Blitar Sebut Bakal Tutup Sementara Semua Tempat Karaoke

Blitar, koranmemo.com – Ratusan umat Islam yang tergabung dalam Forum Umat Islam menggelar aksi damai di depan kantor Walikota Blitar, Senin (09/01). Mereka menuntut Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar agar segera melaksanakan hasil hearing soal penutupan kafe dan karaoke Maxi Brillian sesuai surat rekomendasi dari DPRD Kita Blitar.

Setelah melakukan aksi, perwakilan massa akhirnya audiensi dengan Pemkot Blitar yang langsung dipimpin Wakil Wali Kota Blitar. “Kami minta rekomendasi dari dewan segera dilakukan. Jika tidak, dalam waktu 3 x 24 jam kedepan, jangan salahkan kami jika melakukan tindakan sendiri,” kata Akbar Hariri, Koordinator Aksi Damai Forum Ormas Islam Blitar Raya.

Usai audiensi, Wakil Wali Kota Blitar, Santoso mengatakan, kurun waktu 3 hari kedepan pihaknya memastikan akan menutup sementara semua tempat karaoke di Kota Blitar. Kemudian, Pemkot akan melakukan evaluasi untuk menentukan langkah yang akan diambil selanjutnya. Jika terbukti melanggar, maka akan ditindak sesuai aturan.

“Tidak ada alasan bagi Pemkot untuk tidak melakukan rekomendasi dari dewan, karena semua fraksi sudah menyepakati rekomendasi itu. Jadi maksimal 11 Januari 2019 nanti, semua tempat karaoke akan kita tutup sementara,” pungkasnya.

Lebih lanjut Santoso menjelaskan, berdasarkan data yang dimilikinya, ada sembilan tempat karaoke yang ada di Kota Blitar. Satu diantaranya sudah ditutup, yakni cafe Maxi Brillian yang ada di Kelurahan Kauman Kecamatan Kepanjemkidul.

“Penutupan sementara ini kan dalam rangka penataan cafe agar tidak merusak nilai dan norma, khususnya generasi bangsa, serta pemuda-pemudi yang awalnya dihancurkan oleh hal-hal seperti itu,” ujarnya.

Reporter Arief juli prabowo

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date