Pasca Ambruknya Proyek Tol Paspro, Mabes Polri Turunkan Tim Labfor

Pasuruan, koranmemo.com Pasca ambruknya proyek Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) di Desa Cukurgondang, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, Tim Labfor ( Laboratorium Forensik ) Mabes Polri Cabang Surabaya terjun ke lokasi kejadian, Senin (30/10).

Tim yang beranggotakan 9 orang itu dipimpin Kombes Pol Ir. Agus Sugiarto. Tim melakukan identifikasi di area empat girder yang berserakan patah usai roboh Minggu (29/10/2017) sekitar pukul 09:45 WIB.

Tim Labfor diantar lansung oleh Kapolres Pasuruan Kota AKBP Rizal Martomo. Tim Labfor melakukan identifikasi dan meneliti secara seksama, mengukur serta memotret bagian kontruksi beton yang roboh dan patah menjadi beberapa bagian tersebut.

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Rizal Martomo mengatakan, Tim Labfor diterjunkan untuk menyelidi penyebab insiden robohnya satu girder yang akan dipasang hingga mengenai 3 girder yang semula sudah terpasang ikut roboh.

“Tim ini untuk menyelidiki penyebab robohnya girder tol yang akan menghubungkan Pasuruan dengan Probolinggo,” katanya Kapolres Pasuruan, Senin (30/10/2017).

Seperti diketahui, Tol Paspro ini rencananya akan dibangun dengan panjang 31,30 Kilometer (Km). Tahapan pembangunan ada tiga sesi. Untuk sesi satu, nantinya akan melewati Grati – Nguling sepanjang 8 km.

Sesi dua, perbatasan Nguling, Pasuruan – Sumberasih, Probolinggo sepanjang 6 Km, dan Sumberasih – Leces sepanjang 17,30 km.

Tol ini diperkirakan membutuhkan lahan sekitar 271 hektar dan atau sekitar 3000 bidang. Nantinya, akan ada tiga simpang susun yakni Tongas, Simpang Susun Probolinggo Barat, Simpang Susun Leces.

Reporter: Yudhi Ardian

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.