Pasar Klojen Akan Direvitalisasi, Disdag Sediakan Tempat Relokasi Bagi Ratusan Pedagang

Malang, koranmemo.com – Sekitar 300 pedagang Pasar Klojen Kota Malang akan segera direlokasi ke pasar penampungan sementara sebelum lebaran tahun ini, lantaran Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Malang akan merevitalisasi dua pasar tradisional, salah satunya Pasar Klojen yang berada di Kelurahan Klojen, Kecamatan Klojen, Kota Malang.

Wahyu Setianto, Kepala Disdag Kota Malang mengatakan, sebelum lebaran mendatang, 300 pedagang harus sudah pindah ke pasar penampungan sementara yang berada di depan Pasar Klojen atau sepanjang Jalan Lintang dan sekitar Sekolah Kristen Santo Yusup, Kota Malang. “Pembangunan penampungannya baru dimulai Sabtu (19/5) hingga saat ini masih terus berlangsung,” ujarnya.

Dia menambahkan, pihaknya akan menyelesaikan tempat penampungan tersebut dalam dua pekan ke depan. Setelah selesai dibangun, para pedagang akan berdagang di sana sambil menunggu proses revitalisasi selesai. “Rencananya proses revitalisasi akan selesai akhir tahun ini, dan para pedagang kembali menempati pasar tersebut,” ungkapnya.

Untuk diketahui, revitalisasi tersebut mengacu pada pasar sehat, seperti Pasar Oro-oro Dowo yang juga sudah direvitalisasi dan menjadi pasar tradisional yang dikelola seperti supermarket. Bersih dan tertata rapi. Terkait rencana relokasi ini sudah juga sudah disosialisasikan kepada para pedagang.

Untuk diketahui, revitalisasi Pasar Klojen ini menggunakan biaya pemerintah pusat atau APBN melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) 2018 dengan biaya sekitar Rp 3,3 miliar. Sementara, dari pantauan koranmemo.com tempat penampungan pedagang tersebut memanjang di depan pasar yang saat ini menjadi tempat parkir kendaraan roda dua. Dengan dibangunnya tempat penampungan sementara yang memakan badan jalan diperkirakan nantinya akan menjadi kemacetan di sekitar tempat tersebut.

Reporter : Yudha Kriswanto

Editor : Della Cahaya

Follow Untuk Berita Up to Date