Pasar Buku Wilis Malang, Sudah Murah tapi Masih Bisa Ditawar

Malang, koranmemo.com-Buku adalah jendela dunia. Bagi para pecinta buku, untuk mendapatkan buku-buku terbaru maupun buku bekas di Kota Malang, masyarakat bisa bertandang ke Pasar Buku Wilis yang berada di Jalan Simpang Wilis Indah, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Terdapat deretan kios-kios dengan buku yang tertumpuk rapi memenuhi lapak.

Dewi Anjani, salah satu mahasiswi di Kota Malang mengatakan, berbagai macam buku dijual di Pasar Buku Wilis seperti buku pendidikan/pelajaran, buku agama, kamus, buku kuno, ensiklopedia, novel best seller, majalah, komik, dan kadang ada pula buku impor. Selain itu berbagai macam buku sastra, psikologi, sosial, budaya, bahkan buku-buku sejarah kuno yang langka juga ada. “Ada buku yang baru maupun bekas dengan kondisi yang masih layak dibaca,” ujarnya, Jumat (5/1).

Ditambahkan, sejak kuliah di Kota Malang dia sering mengunjungi kios-kios yang berada di Pasar Buku Wilis ini untuk mencari buku-buku mata kuliahnya maupun novel-novel yang dia suka. Menurutnya harganya pun tidak terlalu mahal. Hampir semua buku di Pasar Buku Wilis dijual dengan harga miring, jadi sudah pasti lebih murah dari harga buku di toko-toko buku modern. “Bahkan harga yang miring itu masih bisa ditawar. Jadi jangan takut apalagi malu untuk menawar harga karena memang itulah keunikan dan kelebihan Pasar Buku Wilis ini,” ungkapnya.

Selain itu, disini juga bisa menjual buku-buku bekas yang tidak terpakai lagi. Ada juga penjual buku yang menerapkan system barter dimana kita bisa menukarkan buku lama kita dengan buku baru. “Disini sangat lengkap, kadang saya cari buku di toko tidak ada. Justru saat cari disini malah ketemu,” paparnya.

Sementara itu, Rizadini Haryanto, salah satu pedagang buku di Pasar Buku Wilis mengungkapkan, Pasar Buku Wilis ini terdapat sekitar 40-an kios buku yang menawarkan buku-buku lama, majalah bekas, komik-komik tua, sampai buku-buku baru. Biasanya, tiap kios punya produk unggulan yang berbeda dengan kios-kios lainnya. “Seperti saya fokus pada buku-buku pelajaran sekolah dan buku-buku sastra. Jenis-jenis buku yang ditawarkan pun lebih variatif, mulai dari genre sastra, sosial, agama, filsafat, dan lain sebagainya,” pungkasnya.

Reporter:  Yudha Kriswanto

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.