Pasar Benih Ikan Mangkrak

wadah ikan cupang yang berserakan tak terurus di Pasar Benih Ikan milik Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Kediri (ducan/memo)
wadah ikan cupang yang berserakan tak terurus di Pasar Benih Ikan milik Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Kediri (ducan/memo)

Kediri, Memo- Pasar benih ikan milik Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Kediri di Kelurahan Tempurejo, mangkrak. Sejak berdiri hampir dua tahun, bangunan tersebut tak berfungsi dan terancam ambruk.

Bangunan yang dikenal sebagai pasar benih ikan dan dulu sempat tenar dengan pasar benih ikan cupang tersebut saat ini terlihat terbengkalai.

Sebanyak tiga ruangan di dalam lokasi pasar benih ikan tersebut nampak pintu-pintu ruangan jebol karena tak terawat. Sedangkan di luar lokasi pasar terdapat 3 ruangan yang nyaris ambruk.

Anton (40) warga setempat mangatakan lokasi tersebut dulunya sempat digunakan untuk Pasar benih ikan oleh Dinas Pertanian dan Perikanan. Namun, entah karena apa, kini bangunan tersebut menjadi bangunan tak berfungsi.

“Dulu setahu saya bangunan tersebut pernah ada aktifitas dan digunakan sebagai pasar benih ikan cupang, tapi nggak tahu kok cuma sebentar saja difungsikan,” ungkapnya.

Ditambahkan, sejak dibangunnya pasar benih ikan hias tersebut, dulu banyak warga sekitar bahkan terutama penjual ikan di Kota Kediri ramai mendatangi dan membeli ikan hias seperti ikan cupang di pasar itu.

Namun, setelah sekitar dua tahun ini karena tidak melihat adanya aktifitas, banyak warga setempat menyayangkan akan mangkraknya bangunan pasar yang kini menjadi bangunan tak berguna.

“Saat ini sudah tak difungsikan kembali, karena apa kami sendiri tidak tahu dan kami juga tidak pernah melihat petugas dari dinas terkait yang melakukan perawatan pasar tersebut,” imbuhnya.

Tak hanya itu, di dalam tiap ruangan yang digunakan untuk menyimpan benih ikan hias didapati ratusan bekas wadah benih ikan cupang yang terbuat dari kaca dengan ukuran 25 cm x 25cm berantakan tak terurus.

Bangunan yang diperkirakan sudah menghabiskan anggaran puluhan juta rupiah tersebut untuk pembuatan pasar benih ikan, terkesan percuma. Hampir dua tahun tak digunakan dan tak dirawat bangunan tersebut kini nyaris ambruk.

Pihaknya sangat menyayangkan adanya bangunan tersebut. Sebab Dinas terkait justru tak pernah melakukan renovasi ataupun mefungsikan kembali lokasi tersebut untuk dijadikan tempat yang dapat bermanfaat.

“Kalau tahu seperti itu, lebih baik di kelola Kelurahan saja dan bisa digunakan warga setempat entah nantinya untuk apa, yang penting berfungsi,” pungkasnya.(can)

 

Follow Untuk Berita Up to Date