Pamit Salat Subuh, Bablas Menghadap Sang Pencipta

Nganjuk, koranmemo.com – Warga yang berada di lingkungan Musala Arodhoh SD Nurul Ulum Jalan DI Panjahitan No.28 A  Kelurahan Payaman Kecamatan/Kabupaten Nganjuk, pagi tadi Kamis (21/6) sekitar pukul 05.00 WIB mendadak gempar.

Ini setelah Pudjianto (55) pedagang asal  RT 002/RW 001 Dusun Rowodoro Desa Sekarputih Kecamatan Bagor, ditemukan meninggal dunia terlentang di lantai tempat wudu dalam keadaan muka tertutup muntahan darah. Selain itu, pada dinding tempat wudu juga ada darah menempel.

Kejadian berawal saat korban bersama dengan istrinya pada Kamis (21/6) sekitar pukul  03.00 WIB, mulai datang dan berdagang sembako di Pasar Wage Nganjuk. Setelah menyiapkan dagangannya, sekitar pukul 04.00 WIB korban berpamitan istrinya untuk salat subuh.

“Berdasarkan keterangan  saksi yang rumahnya dekat dengan musala, memang kebiasaan setiap harinya korban sering menjalankan ibadah salat subuh di musala tersebut,” kata Ipda Trubus Paur Humas Polres Nganjuk.

Satu jam setelah pamit, lanjut Trubus, korban lama tidak kembali ke pasar. Takut terjadi apa-apa, kemudian sekitar pukul 05.00 WIB istrinya berusaha mencarinya.

“Waktu itu tersiar kabar di pasar ada orang meninggal di musala. Setelah dicek oleh istrinya, ternyata benar bahwa korban telah meninggal dunia di musala. Kejadian ini langsung dilaporkan ke Polsekta Nganjuk,” jelasnya.

Mendapat laporan, petugas Polsekta Nganjuk bersama tim identifikasi Polres Nganjuk segera datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). “Dari sini petugas menyita sepasang sandal hitam, kemasan sisa obat yang biasa dikonsumsi korban, dan pakaian yang dipakai korban untuk barang bukti,” beber Trubus.

Hasil olah TKP menyebutkan, posisi mayat terlentang di lantai tempat wudu musala dengan muka tertutup muntahan darah. Terdapat bekas darah menempel di dinding dekat kran air wudu, serta terdapat ceceran darah dari dalam musala hingga sampai kamar wudu.

“Berdasarkan keterangan keluarga, korban sudah lama atau kurang lebih satu tahun menderita penyakit dalam,  sering mengeluh sakit di dada, batuk-batuk dan sesak nafas. Untuk kemungkinan lain masih dalam penyelidikan,” pungkasnya.

Reporter : Muji Hartono

Editor      : Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date