Pahami Cara Mendaftar PPDB Online SMA/SMK

Kediri, Koranmemo.com-Penerimaan peserta didik baru (PPDB) via jalur online terdapat 3 cara yang harus dipahami calon peserta didik. Memperhatikan nilai NUN dan memahami sistem zona yang sudah ditetapkan, akan menentukan nasib peserta didik.

Sidik Purnomo Kasi Pendidikan Cabang DInas Pendidikan (Cabdindik) Provinsi Jawa Timur Wilayah Kediri menjelaskan, ada tiga variasi atau pilihan bagi calon peserta didik yang akan mendaftar di SMA. Pertama, calon peserta didik bisa mendaftar pada pilihan pertama dan kedua SMA yang berada di dalam zona terdekat dengan domisili Kartu Keluarga (KK). Variasi kedua, calon peserta didik mendaftar pada pilihan pertama SMA yang berada di luar zona sedangkan pilihan kedua berada di dalam zona SMA terdekat. Dan variasi ketiga, calon peserta didik mendaftar pada pilihan pertama SMA yang berada di dalam zona terdekat dengan domisili KK dan pilihan kedua berada di luar zona.

“Zona yang sudah ditentukan itu harus dipahami dulu, lalu lihat Nilai Ujian Nasional (NUN) kira-kira daftar di sekolah yang mana. Kalau NUN nya misalnya 35 tapi KK nya itu Kelurahan Pesantren, bisa menggunakan variasi pilihan pertama mungkin SMAN 1 dan pilihan kedua SMAN 3 itu boleh,” ujar Sidik Purnomo

Sedangkan, untuk PPDB online SMK berbeda dengan PPDB SMA. Pasalnya, SMK tidak terbatas dengan zona sehingga hanya ada dua variasi untuk mendaftar di SMK. Variasi pertama, dua pilihan di satu sekolahan yang sama dengan berbeda jurusan, dan variasi kedua jurusan pertama dalam sekolah dan jurusan kedua di sekolah yang berbeda.

Untuk diketahui, pendaftaran tersebut semua melalui jalur online yang tokennya sudah bisa di ambil mulai tanggal 5 sampai 22 juni nanti. Nasib calon peserta didik ditentukan oleh sistem dari Provinsi Jawa Timur.

“Calon peserta didik diterima atau tidak yang menentukan dari sistem dari Provinsi. Nilai yang mempengaruhi calon peserta didik itu diterima atau tidak, pertama adalah nilai NNUN dan yang kedua peserta didik dalam satu zona atau tidak,” tandasnya

Reporter: Zayyin Multazam

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.