Padi Setinggi 2 Meter Sukses Ditanam Petani Muda Blitar 

Blitar, koranmemo.comTerbayang gak jika para petani padi di Indonesia semuanya memiliki padi varietas unik yang mempunyai tinggi tanaman dua meter. Ternyata varietas padi setinggi dua meter dan mempunyai isi lebih banyak menjadi salah satu jujugan para petani di Blitar. Terbukti petani muda asal Blitar yakni Mohammad Diadudin Aridowi (24)  warga Lingkungan Combong Kelurahan Garum Kecamatan Garum Kabupaten Blitar, kini kewalahan melayani orang yang datang kepadanya untuk membeli gabah dari padi miliknya yang baru panen. Pasalnya secara tak langsung informasi dari mulut ke mulut petani ini menjadi kewalahan menerima pesanan dari orang untuk dijadikan bibit.

Pria yang akrab disapa Udin ini mengaku dalam beberapa hari ini disibukkan oleh orang yang selalu menghubunginya meminta untuk ditimbangkan. Tak hanya itu beberapa orang dari luar kota mulai Bandung, Cirebon, Pemalang, Ngawi juga langsung mendatangi rumahnya untuk membeli gabah padi unik miliknya.

“Saya sampai pusing melayani, orang-orang terus berdatangan. Bahkan ada yang memaksa untuk membeli gabah yang masih basah untuk tetap dibeli,” ungkapnya,Senin (26/3).

Petani muda ini menjelaskan yang mencari dirinya adalah petani yang ingin tahu tentang padi miliknya sudah berhasil dipanen. Sebab selama ini untuk padi setinggi 2 meter sampai berhasil panen itu merupakan hal mustahil. Lantaran dengan tinggi seperti itu jika dilogika akan mudah roboh kena terpaan angin dan gagal panen.

“Padi ini merupakan pengembangan padi purba atau dulu disebut padi Gogo tapi batangnya lebih kuat. Dan keunggulan lainnya adalah bulir padi dalam setangkainya lebih banyak sekitar 800 sampai 1000 biji per tangkai jadi panen bisa dua kali lipat padi biasa,” terangnya.

Untuk bibit padi ini dia jual Rp 25 ribu perkilonya Harga tersebut bahkan lebih murah dibanding padi pada umumnya seperti padi jenis Javanos yang perkilo bibitnya Rp 100 ribu. Hal ini membuat gabah yang dimilikinya hanya tersisa sekitar dua karung saja meski baru panen beberapa hari lalu.

“Saya tidak mau jual mahal sebab saya dapat bibit dari teman saya juga segini. Memang niat saya dari dulu mengunggah padi unik saya ke Facebook murni untuk membantu petani kalau ini lho ada padi yang menguntungkan panen bisa dua kali lipat dari biasanya. Dan sudah saya buktikan dari bibit padi purba atau PIM 1 ini dari lahan saya cengkal 100 dapat 1 ton 3 kwintal 35 kg, padahal biasanya hanya 7 sampai 8 kwintal saja,” katanya.

Ketika ditemui di rumahnya, Udin tanpa sengaja juga mendapat kunjungan dari beberapa Bhabinsa yang merupakan pendamping tani di desa Gadekan Kecamatan Wonodadi yang dimintai untuk mencari informasi adanya padi unik ini.

“Iya saya ke sini memang diberi tugas mencari bibit ini. Sebab dari panennya yang dikatakan dua kali lipat banyak warga saya yang ingin mencobanya dulu. Jadi saya beli beberapa kilo dulu untuk diuji coba oleh petani di desa nanti,” ungkap Sugianto.

Dirinya bahkan akan membantu para petani yang masih kesulitan dalam mengelola sawahnya dan tanaman padi biar bisa menghasilkan padi lebih banyak lagi.

Reporter: Arief juli prabowo

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date